Bekasi  

Jejak Linggis di Depan Rumah: Polisi Beberkan Barang Bukti Serta Kronologi Tragedi Berdarah Pensiunan JICT

Kota Bekasi - Barang bukti dari kasus pembunuhan Ermanto Usman. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Barang bukti dari kasus pembunuhan Ermanto Usman. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Kota Bekasi – Tabir gelap yang menyelimuti kasus perampokan maut di kediaman pensiunan JICT, Ermanto Usman (65), kini semakin terang benderang.

Di ruang konferensi pers Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (11/3/2026), polisi memamerkan deretan barang bukti yang menjadi saksi bisu kekejian tersangka Sudirman (S), termasuk sebuah linggis yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

Selain linggis yang sempat dibuang pelaku di tanah kosong depan rumah korban, polisi juga menyita sejumlah barang berharga hasil jarahan, di antaranya, uang tunai, tiga unit ponsel, satu unit laptop dan satu buah gunting.

Aksi Keji di Waktu Sahur: Sang Anak Temukan Orang Tua Bersimbah Darah

Tragedi ini menyimpan kisah memilukan yang terjadi tepat di saat keluarga seharusnya bersiap menjalankan ibadah puasa. Pada Senin (02/03) dini hari, anak korban merasa janggal karena tidak dibangunkan sahur oleh orang tuanya seperti biasa.

Hingga pukul 04.00 WIB, kecurigaan sang anak memuncak. Ia sempat mendengar suara ibunya secara sekilas dari balik pintu kamar yang terkunci rapat. Tragisnya, gagang pintu kamar tersebut sudah dalam kondisi rusak dan tidak bisa dibuka dari luar.

“Akhirnya dia keluar minta tolong ke warga, tapi kondisi sepi karena masih dini hari. Setelah menelepon keluarga lain, mereka datang dan membongkar jendela,” jelas Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal.

Pemandangan mengerikan menyambut mereka di dalam kamar: Ermanto Usman sudah terbujur kaku tak bernyawa dengan luka hantaman benda tumpul, sementara sang ibu dalam kondisi kritis bersimbah darah.

Pelarian Berakhir di Cilincing

Setelah melakukan penganiayaan dan menguras harta korban, tersangka Sudirman melarikan diri ke arah Jakarta Utara. Pelariannya berakhir setelah tim Jatanras Polda Metro Jaya mencium keberadaannya.

Tersangka akhirnya diringkus pada Senin (9/3/2026) malam pukul 18.54 WIB di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Dari hasil interogasi, terungkap bahwa pelaku memang sengaja membuang linggis pembunuh tersebut di lahan kosong tepat di seberang rumah korban demi menghilangkan jejak.

Murni Perampokan: Korban Dipilih Karena Rumah Paling Mencolok

Polisi menegaskan kembali bahwa motif utama kasus ini adalah pencurian murni. Sudirman merupakan predator yang bergerak secara acak.

Rumah Ermanto Usman menjadi sasaran maut hanya karena bangunan tersebut dinilai paling besar di lingkungannya, sehingga pelaku berasumsi akan mendapatkan jarahan yang melimpah.

Kini, Sudirman harus menghadapi jeratan pasal berlapis tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal yang menanti di depan mata.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *