Bekasi – Seorang pengemudi GrabCar menjadi korban penipuan oleh penumpangnya sendiri pada Jumat (8/5/2026) kemarin.
Penumpang tersebut melarikan diri tanpa membayar ongkos setelah menempuh perjalanan cukup jauh dari Kota Bekasi menuju Jakarta Utara dengan metode pembayaran tunai.
Berdasarkan keterangan narasumber DIR.JR, insiden bermula saat pengemudi menjemput penumpang di kawasan Kodam 202 Tajimalela, Kota Bekasi.
Penumpang tersebut memesan layanan dengan tujuan akhir di wilayah Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
Setibanya di kawasan Pademangan, pengemudi sempat menemui kendala karena titik pengantaran pada aplikasi tidak sesuai dengan lokasi yang diinginkan penumpang.
Atas permintaan pelaku, pengemudi akhirnya mengikuti arahan manual hingga sampai ke titik tujuan akhir.
Saat tagihan tunai diminta, penumpang mengeluarkan dalih klasik untuk mengelabui korban.
“Penumpang bilang ‘sebentar nanti balik lagi’ dengan alasan mau ambil uang,” ujar DIR.JR dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).
Pengemudi yang menaruh kepercayaan karena pernah mengalami kejadian serupa di mana penumpang benar-benar kembali, akhirnya bersedia menunggu. Namun, setelah ditunggu hampir 20 menit, penumpang tersebut tak kunjung muncul.
Korban telah melaporkan tindakan penipuan ini kepada pihak Grab. Meski manajemen Grab dilaporkan telah mencoba melakukan mediasi dengan menghubungi pelaku melalui surat elektronik (email) dan nomor telepon, hingga kini pelaku dinyatakan hilang kontak.
Hingga berita ini diturunkan, pengemudi belum menerima penggantian atas kerugian materiil berupa biaya perjalanan tunai yang dibawa kabur oleh penumpang tersebut.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












