Bekasi – SMAN 17 Kota Bekasi menunjukkan kontribusi besar terhadap pembinaan olahraga prestasi di daerah. Dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Judo Jawa Barat 2026 yang berlangsung di GOR Adiarsa, Karawang, pada 6-7 Juni lalu, sekolah tersebut menjadi tulang punggung kontingen Kota Bekasi dengan menyumbangkan enam atlet untuk kategori junior usia 16-19 tahun.
Keenam atlet tersebut adalah Muhammad Haikal Alrasikh (-55 kg), Khalid Bilyan (+100 kg), Rafi Iskandar Setiawan (-66 kg), Qeanu Kanaka Fauzi (-55 kg), Fakhri Aulia Drifalvi (-100 kg), serta satu atlet lainnya yang memperkuat skuad Kota Bekasi dalam kejuaraan tingkat provinsi tersebut.
Kepercayaan yang diberikan kepada para pelajar SMAN 17 Kota Bekasi tidak lepas dari konsistensi sekolah dalam mendukung pembinaan atlet muda. Dari enam atlet yang diturunkan, Kota Bekasi berhasil mengamankan tiga medali perunggu, sebuah capaian yang dinilai cukup menjanjikan untuk level junior.
Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Judo Kota Bekasi, Deden Tirta Jaya, mengapresiasi kontribusi SMAN 17 yang menjadi pemasok utama atlet judo Kota Bekasi pada Kejurda tahun ini.
“Ini menunjukkan sekolah tersebut memiliki potensi besar sebagai basis pembinaan atlet judo di Kota Bekasi,” ujar Deden.
Menurutnya, hasil tiga medali perunggu yang diraih merupakan pencapaian yang patut diapresiasi mengingat para atlet masih berada dalam kelompok usia pembinaan.
“Kami cukup puas dengan hasil ini. Mereka masih atlet junior, tetapi mampu bersaing dengan judoka terbaik dari berbagai daerah di Jawa Barat,” katanya.
Deden menilai keberhasilan tersebut menjadi fondasi penting bagi pengembangan judo Kota Bekasi ke depan.
Ia berharap SMAN 17 dapat terus berperan sebagai sentra pembinaan yang melahirkan atlet-atlet potensial untuk memperkuat Kota Bekasi di berbagai kejuaraan.
“Harapan kami, SMAN 17 bisa menjadi pusat pembinaan judo Kota Bekasi sehingga proses regenerasi atlet berjalan lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 17 Kota Bekasi, Ari Isnaini, menyambut positif penampilan para siswanya yang mampu membawa nama baik sekolah dan daerah di tingkat Jawa Barat.
Menurut Ari, keikutsertaan enam atlet dalam Kejurda Jabar menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan bakat olahraga.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena siswa-siswa SMAN 17 dipercaya mewakili Kota Bekasi di ajang Kejurda Jawa Barat. Kami berharap pembinaan ini terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa depan,” kata Hari.
Untuk mendukung peningkatan kualitas latihan, pihak sekolah berharap adanya bantuan sarana berupa matras judo yang sesuai standar. Ketersediaan fasilitas latihan dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk atlet yang mampu bersaing di level provinsi maupun nasional.
Kontribusi enam atlet dari SMAN 17 Kota Bekasi dalam Kejurda Jabar 2026 menjadi gambaran bagaimana peran sekolah dapat menjadi ujung tombak pembinaan olahraga prestasi.
Di tengah ketatnya persaingan antardaerah, keberadaan sekolah yang aktif mencetak atlet menjadi modal penting bagi Kota Bekasi untuk memperkuat posisinya di peta olahraga Jawa Barat.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













