Cetak Sejarah! PBPI Kota Bekasi Gelar Sertifikasi Wasit Padel Pertama di Indonesia Jelang Liga Patriot

Bekasi - PBPI Kota Bekasi menggelar sertifikasi Wasit Padel. Foto: Ist/Gobekasi.id.
PBPI Kota Bekasi menggelar sertifikasi Wasit Padel. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Cabang olahraga padel di Indonesia menorehkan tinta emas sejarah baru dari Kota Patriot. Menjelang bergulirnya kompetisi kasta tertinggi daerah bertajuk Patriot Padel Series, Pengurus Cabang (Pengcab) Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Bekasi resmi menyelenggarakan penataran dan Sertifikasi Wasit Padel pertama di tanah air, Minggu (28/6/2026).

Kegiatan krusial ini dipusatkan di lapangan Padel Grande, Kota Bekasi, guna menggodok performa para pengadil lapangan yang akan bertugas memimpin jalannya liga kompetisi mendatang.

Agenda strategis ini mendapat sokongan penuh dari Pengurus Provinsi (Pengprov) PBPI Jawa Barat. Pihak pengprov menerjunkan langsung Kepala Bidang Turnamen dan Kompetisi, Gibran Hikam, sebagai pemateri utama.

Pria yang akrab disapa Kang Gibran ini merupakan salah satu jebolan resmi pelatihan wasit FIP (Federación Internacional de Padel) yang sempat mengawal kejuaraan dunia FIP Bronze di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Selain utusan Pengprov Jawa Barat, PBPI Kota Bekasi juga mengerahkan dua instrukturnya, yakni Yazky Irza Pasha (Popon) selaku atlet sekaligus pelatih andalan Padel Grande untuk membedah regulasi dasar permainan, serta Bagas Dio Hanggoro selaku praktisi wasit kawakan yang membagikan metodologi kepemimpinan di lapangan.

Menariknya, magnet sertifikasi perdana ini juga memikat atensi dari korps militer. Pihak PBPI Pusat mengirimkan dua perwira aktif TNI dari Pusat Jasmani dan Peraturan Dasar Tentara Nasional Indonesia (Pusjaspermildas) Mabes TNI, yaitu Budi Prasetyo dan Rahmat Andhika P., untuk melebur menjadi peserta pelatihan.

Kedua perwira tersebut dipersiapkan secara khusus untuk memimpin jalannya berbagai kejuaraan padel internal yang akan dihelat di lingkungan institusi TNI masa depan.

Ketua PBPI Kota Bekasi, Andibachtiar Yusuf, menegaskan bahwa kepemilikan wasit yang bersertifikat dan berlisensi mutlak diperlukan guna menjaga integritas kompetisi resmi di bawah naungan federasi.

“Karena liga ini diselenggarakan oleh PBPI Kota Bekasi yang merupakan federasi resmi, kami merasa perlu memiliki korps wasit yang memahami regulasi internasional dengan tajam. Kami sadar belum memiliki wewenang mengeluarkan sertifikat kelas C resmi daerah, makanya lisensi kelulusan ini kami berikan titel khusus yaitu ‘Sertifikat Patriot’,” papar Andibachtiar Yusuf.

Patriot Padel Series atau Liga Patriot sendiri merupakan inovasi kompetisi padel perdana di Indonesia yang mengadopsi format sirkuit panjang.

Kompetisi bergengsi ini akan digulirkan secara maraton selama 4,5 bulan di markas 8 klub padel top asal Bekasi yang menjadi kontestan resmi, yaitu Padel Grande, AF Padel, Galaxy Padel Club, Back & Forth, Main Padel Pro, Loxus Galax, Deserve Social Club dan Futton Padel.

Guna mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat mendatang, PBPI Kota Bekasi juga menyisipkan satu tim binaan khusus berselimut nama Tim Patriot Muda sebagai kontestan kesembilan di dalam liga.

“Liga ini bukan sekadar komoditas hiburan olahraga, melainkan instrumen jangka panjang kami untuk memantau, menjaring, dan menyeleksi ketat bakat-bakat pemain terbaik asli Kota Bekasi yang nantinya akan kami terjunkan demi mendulang medali emas di ajang Porprov Jabar,” pungkas sutradara kondang yang kini menakhodai PBPI Kota Bekasi tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *