Bekasi – Kondisi korban kecelakaan truk boks yang diduga mengalami rem blong di Simpang Unisma, Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, mulai berangsur membaik.
Dari total 10 korban, empat orang telah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan medis.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, mengatakan hingga saat ini satu korban dinyatakan meninggal dunia, empat korban luka telah sembuh dan diperbolehkan pulang, sedangkan lima korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
“Untuk korban, dari 10 pasien terdapat satu korban meninggal dunia dan empat korban sudah dinyatakan sembuh serta diperbolehkan pulang. Sisanya masih menjalani perawatan di rumah sakit yang sebelumnya sudah kami sampaikan,” ujar Rojali, Selasa (30/6).
Di tengah perkembangan kondisi korban, polisi juga masih melanjutkan penyelidikan penyebab kecelakaan. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian masih dilakukan untuk melengkapi alat bukti.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Fokusnya masih pada pemeriksaan saksi-saksi,” katanya.
Selain itu, penyidik juga telah meminta rekaman CCTV dari sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian, termasuk kepada Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan, Unisma, dan SMPN 2.
Rojali menambahkan, proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan pemanggilan pihak pengelola truk apabila diperlukan.
“Terkait kemungkinan pemanggilan pengelola truk, kami masih menunggu hasil penyelidikan awal. Semua dilakukan sesuai prosedur melalui proses klarifikasi dan pemeriksaan,” pungkasnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













