Bekasi  

Polisi Selidiki Transaksi Narkoba Sistem Tempel di Jatisampurna

Bekasi - Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota selidiki dugaan transaksi narkoba modus pura-pura buang sampah di Kranggan Permai, Jatisampurna (23/10/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.
Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Kota selidiki dugaan transaksi narkoba modus pura-pura buang sampah di Kranggan Permai, Jatisampurna (23/10/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Jagat media sosial digegerkan oleh rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan dugaan transaksi narkotika dengan modus operandi unik, yakni berpura-pura membuang sampah di kawasan pemukiman warga Kranggan Permai, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Aksi kejahatan narkotika yang disinyalir terjadi pada Rabu (21/10/2026) tersebut memperlihatkan seorang pria berjaket/baju hitam berjalan kaki sembari menggenggam ponsel pintar untuk memotret dan membagikan titik koordinat.

Pelaku kemudian melempar atau membuang bungkusan diduga paket sabu/narkoba ke dekat saluran air (drainase) jalan layaknya buang sampah sembarangan. Tak berselang lama, datang dua orang pria berboncengan sepeda motor yang langsung memungut bungkusan tersebut tanpa keraguan.

Menanggapi video viral tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Untung Riswaji, membenarkan bahwa jajarannya telah mengantongi bukti visual tersebut dan langsung menerjunkan tim opsnal untuk melakukan perburuan di lapangan.

Berita Bekasi Lainnya  Butuh Bayar Kuliah, Mahasiswa Ini Nyambi Jualan Ganja

“Dari pihak kami, khususnya dari Satresnarkoba memang sudah membaca, kita mengidentifikasi, ya, dalam arti proses penyelidikan,” ujar Kompol Untung Riswaji saat dikonfirmasi, Jumat (23/10/2026).

Kompol Untung membeberkan bahwa peredaran gelap narkotika saat ini makin variatif dengan memanfaatkan ranah digital. Para bandar dan pemesan umumnya saling berkomunikasi tertutup lewat platform media sosial seperti Instagram menggunakan akun-akun anonim.

Setelah kesepakatan harga dan pembayaran via transfer daring tuntas, kurir lapangan bakal menjatuhkan atau menempelkan (sistem tempel) barang haram tersebut di titik-titik publik tersembunyi yang disamarkan seolah-olah sebagai buangan sampah.

“Kalau transaksi ya memang sekarang jangankan narkotika, beli obat saja sudah yang nempel. Modus-modus ini yang sekarang berubah bahwa dia berinteraksi dari media sosial, apakah IG dengan akun palsu. Kemudian dikirimlah melalui titik sharelock-nya. Jadi main buang tempat sampah, main buang lempar, tapi dia sudah ada titik-titiknya,” terang Untung.

Berita Bekasi Lainnya  Warga Aren Jaya Adu Jotos di Acara Puncak Hari Kemerdekaan, 2 Orang Tewas

Polres Metro Bekasi Kota mengimbau warga masyarakat di kawasan Jatisampurna dan sekitarnya untuk makin peka terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar, terutama orang asing yang kerap memotret sudut jalan atau membuang barang secara asal-asalan.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *