Bekasi  

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Naik Motor Cek Progres Saluran Air dan Jalan Rusak

Bekasi - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan tim BMSDA naik motor tinjau pembangunan jalan dan saluran air Kali Harun, Gamprit, Caman, hingga Jatiwaringin. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan tim BMSDA naik motor tinjau pembangunan jalan dan saluran air Kali Harun, Gamprit, Caman, hingga Jatiwaringin. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung meninjau serangkaian titik pembangunan infrastruktur jalan dan jaringan saluran air  di wilayah Kota Bekasi dengan mengendarai sepeda motor bersama tim teknis Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA).

Inspeksi motoran tersebut menyisir berbagai kawasan krusial guna mengidentifikasi sumbatan drainase, mengecek progres pekerjaan fisik, serta mempercepat langkah mitigasi banjir di sejumlah wilayah rawan genangan.

Rute pemantauan diawali dari Kali Harun di Kecamatan Pondok Melati, lalu berlanjut ke Jalan Raya Hankam, kawasan Jatiwaringin, Jalan Anugerah, Jalan Raya Caman, Jalan Muchtar Tabrani, pedestrian Pondok Gede, Taman Bawah Becakayu Kalimalang, DAS Bojongrangkong, hingga koridor Jalan Pekayon–Pondok Gede.

Kendala Pembebasan Lahan Kali Harun dan Proyek Saluran Kalisunter Gamprit

Saat meninjau Kali Harun, Tri Adhianto membeberkan persoalan penyempitan lebar badan sungai dari semula 3 meter menjadi 1 hingga 2 meter akibat terkendala pembebasan empat bidang tanah bersertifikat. Pemkot Bekasi kini berkoordinasi intensif dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk validasi kepemilikan.

Berita Bekasi Lainnya  Pemkot Bekasi Pastikan Tidak Ada Car Free Night di Malam Tahun Baru

*“Lebar sungai yang sebelumnya sekitar tiga meter kini menyempit menjadi satu hingga dua meter. Kita menargetkan penanganan sekitar 380 meter pada akhir tahun ini dari rencana sepanjang kurang lebih 440 meter,” terang Tri Adhianto.

Sementara itu, untuk penanganan banjir kawasan Gamprit, Pemkot Bekasi telah menuntaskan saluran Kalisunter sepanjang 300 meter dan mematok target penambahan 900 meter pada tahun anggaran berjalan.

Di kawasan Jatiwaringin (sekitar Kampus As-Syafi’iyah dan Unkris), penanganan saluran sepanjang 400 meter terus digenjot untuk memperlancar sudetan air menuju Kali Cakung.

Pelebaran Saluran Simpang Lima Caman dan Penataan Jalan Muchtar Tabrani

Di titik kawasan Simpang Lima Jalan Raya Caman dan Jatibening Permai RW 11, Wali Kota memproyeksikan pelebaran saluran serta pembangunan tampungan air di titik crossing tol guna menampung luapan air hujan yang kerap berdampak ke pemukiman warga Perumahan Jati Asih/Jatibening dan sekitarnya.

Berita Bekasi Lainnya  Pemkot Bekasi Sambut Baik Kebijakan Rapat Dinas di Hotel dan Restoran

Beberapa proyek jalan strategis lainnya yang ditargetkan tuntas tahun ini meliputi:

1. Jalan Anugerah (penghubung Jatiwaringin–Jatibening Baru) yang dikerjakan ekstra hati-hati di area lereng tol.
2. Jalan Muchtar Tabrani, yang dirancang menjadi dua arah melalui pembebasan lahan serta pembuatan saluran air di bagian tengah (median jalan).
3. Perbaikan pengaspalan dan penutupan lubang jalan di koridor Jalan Raya Hankam serta Jalan Kodau–Kecapi.

Tri Adhianto mengimbau masyarakat untuk bersabar dan menggunakan jalur alternatif selama pengerjaan fisik berlangsung, serta mewanti-wanti warga agar tidak membuang sampah ke aliran sungai.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *