Bandung — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk melakukan pemetaan secara presisi terhadap kebutuhan tenaga kerja di kawasan-kawasan industri, sekaligus mengumumkan informasi lowongan pekerjaan secara transparan kepada publik setiap pekan.
Dedi menegaskan bahwa terobosan rutin tersebut sangat mendesak dilakukan guna menekan tingkat pengangguran terbuka di Kota Bekasi yang saat ini berada pada angka 7,3 persen.
“Ini saja dihitung jumlah pabriknya berapa, nanti dijadwal per minggu. Wali Kota Bekasi membuat lowongan kerja online setiap minggu,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan resminya yang diterima, Rabu (28/10/2026).
Pembangunan Kota Harus Diimbangi Penurunan Angka Pengangguran
Gubernur KDM menilai keberadaan ribuan perusahaan manufaktur dan industri di wilayah aglomerasi Bekasi harus dioptimalkan secara maksimal untuk menyerap angkatan kerja lokal.
Menurut Dedi, capaian pembangunan daerah tidak boleh hanya berhenti pada perbaikan fisik infrastruktur dan estetika kota semata, melainkan wajib memberikan dampak nyata (impactful) bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat.
“Jalan sudah bagus, tamannya bagus, kali-kalinya sudah rapi. Tinggal penganggurannya harus berkurang,” tegas KDM.
Dorong Pelatihan Vokasi Berbasis PKS dan Kolaborasi Industri
Selain keterbukaan akses informasi bursa kerja virtual mingguan, Dedi Mulyadi mendorong peningkatan kompetensi calon tenaga kerja melalui skema pelatihan vokasi dan pemagangan yang terukur.
Gubernur mengusulkan agar Pemkot Bekasi memanfaatkan fasilitas pelatihan yang sudah ada di kawasan industri melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS), tanpa perlu mengalokasikan anggaran untuk membangun gedung balai latihan baru.
Melalui sinergi pemetaan rutin, pelatihan yang sesuai dengan kualifikasi pasar industri, serta kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha, Gubernur Jabar optimistis penurunan angka pengangguran di Kota Bekasi dapat diakselerasi secara signifikan.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya












