Bekasi  

Buntut Saling Ejek Pilkades di Cabangbungin Bekasi, Makam Berusia 41 Tahun Dipindahkan

Bekasi - Makam berusia 41 tahun di Cabangbungin Bekasi dipindah gegara ketersinggungan Pilkades (28/10/2026). Polsek Cabangbungin mediasi konflik pendukung kades. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Makam berusia 41 tahun di Cabangbungin Bekasi dipindah gegara ketersinggungan Pilkades (28/10/2026). Polsek Cabangbungin mediasi konflik pendukung kades. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Sebuah insiden unik sekaligus memprihatinkan terjadi di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

Jenazah yang telah dimakamkan selama 41 tahun terpaksa digali dan dipindahkan ke pemakaman lain lantaran dipicu perselisihan serta aksi saling ejek antar-pendukung kandidat dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Makam almarhum ayah dari salah satu warga tersebut dibongkar dan dipindahkan setelah pemilik lahan tempat makam berada merasa sakit hati atas sindiran terkait kekalahan calon kepala desa jagoannya.

Kapolsek Cabangbungin, AKP Alex Candra, membenarkan adanya dinamika sosial di tengah masyarakat desa setempat yang bermula dari sentimen pasca-pemungutan suara Pilkades.

“Awalnya itu karena dengar suara-suara terkait pilkades juga, ‘Enggak punya uang kok si C nyalon-nyalon’, punya ketersinggungan di situ,” kata AKP Alex Candra saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2026).

Berita Bekasi Lainnya  1.799 Napi Lapas Bulak Kapal Jalani Vakasinasi Covid

Polisi menjelaskan bahwa bentrok verbal ini melibatkan dua pihak warga setempat, yakni Warga A yang merupakan pendukung calon kepala desa pemenang, serta Warga B yang mendukung kandidat yang kalah sekaligus pemilik lahan pemakaman keluarga.

Perselisihan memuncak saat Warga B tidak terima atas ucapan Warga A yang menyinggung kondisi finansial calon kepala desa usungannya.
Lantaran merasa tersinggung, Warga B kemudian mengungkit keberadaan makam keluarga Warga A yang berada di atas tanah miliknya dan meminta jenazah tersebut segera dipindahkan.

“Dari pihak yang menang dan kalah ini ya, pendukungnya. Akhirnya karena ada omongan gitu, omong aja ‘keluarga dimakamkan di tempat saya kok,’ bilang gitu. Yang satu ngomong, ‘Itu kan calonmu, nyalon-nyalon tapi enggak ada duit kan kalah,’ kayak gitu,” ungkap Kapolsek.

Berita Bekasi Lainnya  Aliran Sesat di Bekasi Tumbuh Segar

Guna mencegah eskalasi konflik sosial antar-warga yang lebih luas, petugas Polsek Cabangbungin bersama jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat turun tangan memediasi kedua belah pihak.

Hasil musyawarah mufakat menyepakati bahwa proses pemindahan makam dilakukan secara kekeluargaan dan kondusif. Proses penggalian serta pemindahan jenazah yang telah berusia empat dekade tersebut dilaksanakan pada Minggu (25/10/2026) lalu.

Kepolisian memastikan bahwa perselisihan antara kedua keluarga pendukung Pilkades tersebut kini telah rampung dan situasi ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Cabangbungin kembali kondusif.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak  berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses  berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *