Kepolisian Resort Metropolitan Bekasi Kota telah memproses laporan dugaan penipuan yang dilakukan oleh Wedding Organizer (WO) terhadap puluhan calon pengantin.
“Sudah kami terima laporannya kemarin,” kata Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Audy Joize Oroh, Kamis (10/10/2024).
Audy urung merincikan jumlah korban yang telah melaporkan kasus dugaan penipuan oleh WO tersebut. Hanya saja, terdapat laporan baru yang telah diterima penyidik.
“Ada laporan baru, sekarang masih dalam proses pendalaman,” tutur Audy.
Diketahui, terdapat 56 calon pengantin dan 18 calon diantaranya telah melaporkan WO yang yang berlokasi di Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi ke pihak berwajib.
Mereka telah merugi belasan hingga puluhan juta rupiah.
Terpisah, Ketua RT 01 RW 24 Kelurahan Kayuringin Jaya, Andrianto mengungkap kalua rumah yang disewa menjadi kantor WO telah beroperasi elama atu tahun belakangan.
Di sembilan bulan pertama, Andrianto tak mendapat laporan mengenai permasalahan yang ditimbulkan kantor WO tersebut.
Namun, di tiga bulan terakhir, permasalahan di internal WO tersebut perlahan bermunculan. Mulai dari pemilik WO telat membayar sewa rumah hingga adanya enam calon pengantin yang mendatangi lokasi. Mereka diduga menjadi korban penipuan dari pemilik WO.
“Tiga hari lalu banyak pelanggan (WO) yang datang ke rumah saya, bertanya keberadaan si A,” kata Andrianto.
Kepada Andrianto, para korban mengungkapkan keluh kesahnya. Bahkan, dua korban akan menggelar resepsi pekan ini, namun tak juga ada kejelasan dari pihak WO.
“Pas dikonfirmasi nomor WA-nya sudah tidak aktif, bahkan Instagram-nya sudah dihapus,” imbuh dia.













