Bekasi — Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, memberikan klarifikasi terkait polemik pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat yang belakangan menjadi sorotan publik.
Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menyebut pihaknya masih melakukan penelusuran terkait proses pengadaan, termasuk soal merek hingga harga sepatu yang dipertanyakan.
“Ya, nanti mereknya nanti disampaikan. Itu kan yang saya dapat informasi itu kan custom,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Sekolah Rakyat Bekasi, Rabu (13/5/2026).
Ia mengaku belum mengetahui secara detail terkait merek maupun spesifikasi barang karena pengadaan ditangani oleh penanggung jawab masing-masing di internal kementerian.
“Saya masih mau tanya sama petugas penanggung jawab pengadaan barang dan jasa, ya. Karena itu ada penanggung jawabnya masing-masing,” ujarnya.
Menurut Gus Ipul, Kementerian Sosial akan menelusuri seluruh proses pengadaan agar publik mendapatkan penjelasan yang utuh dan transparan.
“Jadi akan kita telusuri nanti ya, biar tahu seperti apa. Tetapi sekarang sedang berproses, nanti kita akan sampaikan hasilnya,” katanya.
Terkait harga sepatu yang disebut-sebut terlalu mahal, Gus Ipul mengatakan proses klarifikasi masih dilakukan oleh internal kementerian melalui Inspektorat Jenderal.
“Ya, nanti kan diklarifikasi ya. Nanti kamu lihat aja. Ini bisa diklarifikasi dan kita sedang lakukan klarifikasi. Apakah harganya terlalu mahal, atau mungkin sesuai, kita lihat,” ucapnya.
Ia menegaskan, apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran, maka kasus tersebut akan diteruskan kepada aparat penegak hukum.
“Oleh internal, oleh inspektorat jenderal nanti ya. Kalau memang ada pelanggaran akan kita teruskan ke aparat penegak hukum,” tegasnya.
Selain melakukan pemeriksaan internal, Kemensos juga telah berkonsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK terkait pengadaan dalam program Sekolah Rakyat.
“Oh ya, kita konsultasi. Kita konsultasi, kita sampaikan semua prosesnya. Nah, kita sungguh sangat memperhatikan rekomendasi masukan dari KPK untuk perbaikan ke depan,” kata Gus Ipul.
Menurutnya, seluruh pengadaan di lingkungan Kementerian Sosial, khususnya yang berkaitan dengan program strategis Presiden, harus dijaga agar terbebas dari praktik korupsi.
“Intinya, sekali lagi, kita ingin pengadaan di lingkungan kementerian sosial, khususnya yang menyangkut program strategis Bapak Presiden seperti Sekolah Rakyat, harus dikawal bersama-sama dan tidak boleh diganggu dengan praktik-praktik korupsi,” tandasnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












