Bekasi – Kabar melegakan datang dari ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. Pihak manajemen rumah sakit memastikan seluruh korban luka-luka akibat kecelakaan beruntun KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur kini telah resmi dipulangkan ke rumah masing-masing.
Wakil Direktur Utama (Wadirut) RSUD Kota Bekasi, dr. Sudirman, mengonfirmasi bahwa pasien terakhir yang mendapatkan perawatan intensif telah diizinkan pulang sejak Kamis (14/5/2026) lalu.
“Per hari ini sebetulnya seluruh korban kecelakaan kereta api itu sudah pulang. Terakhir itu hari Kamis kemarin, ada dua korban yang dipulangkan,” ujar Sudirman saat ditemui di RSUD Kota Bekasi, Sabtu (16/5/2026).
Sudirman membeberkan, dua pasien yang paling akhir meninggalkan rumah sakit tersebut merupakan korban yang mengalami cedera tulang cukup parah. Keduanya harus menjalani operasi ortopedi (bedah tulang) terlebih dahulu.
“Mereka membutuhkan waktu beberapa hari pasca-operasi untuk menjalani pelatihan kemandirian, seperti bagaimana cara aman beraktivitas dan bergerak menggunakan kursi roda sebelum benar-benar dilepas pulang,” jelasnya.
Sementara itu, salah satu pasien parah lainnya atas nama Sariyati (63), yang sempat menjadi sorotan karena harus menjalani operasi besar pengangkatan limpa, kondisinya dinyatakan telah stabil dan sudah dipulangkan satu hari lebih awal sebelum dua pasien ortopedi tersebut.
Meski sudah berada di rumah, Sudirman menegaskan para korban selamat ini tidak dilepas begitu saja. Mereka tetap diwajibkan menjalani kontrol medis secara berkala di RSUD Kota Bekasi untuk memantau perkembangan luka pasca-operasi.
“Rata-rata jadwal kontrolnya 5 hari sekali. Tapi untuk pasien yang membutuhkan perhatian lebih intensif, ada yang dijadwalkan 3 hari sekali setelah kepulangan,” ungkap Sudirman.
Warga Bekasi pun tidak perlu khawatir soal urusan administrasi. Pihak RSUD memastikan seluruh biaya pengobatan, mulai dari penanganan darurat di IGD, ruang operasi, rawat inap, hingga biaya kontrol jalan pasca-pulang, sepenuhnya gratis bagi korban.
“Seluruh biaya tetap di-cover oleh pihak penjamin, sama seperti pada saat mereka menjalani rawat inap kemarin. Penjaminnya berkolaborasi antara Jasa Raharja dan juga dari PT KAI,” pungkasnya tegas.
Sebagaimana diketahui, tragedi kelam ini bermula saat KRL relasi Cikarang-Jakarta tertemper taksi yang mogok di perlintasan sebidang. Saat KRL tersebut berhenti darurat di tengah rel dekat Stasiun Bekasi Timur, rangkaian kereta nahas itu mendadak dihantam dengan keras dari arah belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












