Bekasi  

Geger Air Kali Sadang Cikarang Barat Berubah Merah Darah, Polisi Buru Oknum Pembuang Limbah

Bekasi - Air Kali Sadang Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, berubah menjadi warna merah bak darah dan membuat geger warga. Foto: Ist
Air Kali Sadang Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, berubah menjadi warna merah bak darah dan membuat geger warga. Foto: Ist

Bekasi — Warga di kawasan Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, mendadak geger. Hal ini dipicu oleh fenomena alam tidak wajar di mana aliran air di sepanjang Kali Sadang mendadak berubah warna menjadi merah pekat layaknya genangan darah.

Fenomena mengerikan ini langsung viral di jagat media sosial setelah beberapa warga mengunggah rekaman video amatir.

Berdasarkan visual yang beredar, pekatnya warna merah pada air sungai tersebut kontras dengan pemukiman di sekitarnya.

Netizen dan warga lokal meyakini kuat bahwa pencemaran radikal ini bersumber dari aktivitas pembuangan limbah industri kimia atau zat pewarna pakaian secara ilegal (dumping).

Merespons keresahan massal masyarakat, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang Barat langsung menerjunkan tim unit reskrim dan sabhara ke lokasi kejadian guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Dimmas Adhit Putranto, membenarkan temuan mengerikan di lapangan tersebut. Dirinya memastikan bahwa laporan warga mengenai air sungai yang berubah warna menjadi merah darah adalah fakta riil.

“Membenarkan bahwasanya setelah dilakukan pengecekan oleh anggota Polsek, aliran air di sungai tersebut berwarna merah,” ujar Dimmas Adhit Putranto saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2026).

Kendati indikasi pembuangan limbah industri manufaktur sangat kental, pihak kepolisian menegaskan belum bisa menunjuk hidung pihak atau perusahaan mana yang bertanggung jawab atas kerusakan ekosistem air tersebut.

Guna mengungkap tabir pencemaran ini, Polsek Cikarang Barat tengah bergerak cepat menggalang koordinasi lintas sektoral dengan instansi penegak hukum lingkungan hidup daerah.

“Terkait sebab pastinya akan kami telusuri dan lakukan pendalaman. Tentunya kita akan melakukan penelusuran terkait kejadian tersebut dan berkoordinasi dengan pihak atau stakeholder terkait,” jelas Dimmas.

Polisi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi direncanakan bakal mengambil sampel air berwarna merah tersebut untuk diuji di laboratorium guna mengetahui kandungan zat kimia berbahaya di dalamnya.

Selain itu, tim gabungan juga akan melakukan penyisiran ke arah hulu sungai guna memetakan jalur pipa pembuangan bawah tanah milik pabrik-pabrik yang berada di sepanjang bantaran Kali Sadang.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *