Bekasi  

Tangis Pecah di RSUD Bekasi, Istri Korban Truk Maut Ungkap Perjuangan Suaminya

Bekasi - Istri Sukanta pengemudi ojek online yang meninggal dunia akibat kecelakaan truk diduga rem blong di Simpang Unisma tak kuasa menahan kesedihan setelah kehilangan tulang punggung keluarganya di RSUD CAM Kota Bekasi, Senin (29/6/2026). Foto: Septian/Gobekasi.id.
Istri Sukanta pengemudi ojek online yang meninggal dunia akibat kecelakaan truk diduga rem blong di Simpang Unisma tak kuasa menahan kesedihan setelah kehilangan tulang punggung keluarganya di RSUD CAM Kota Bekasi, Senin (29/6/2026). Foto: Septian/Gobekasi.id.

Bekasi – Tangis duka menyelimuti ruang jenazah RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Senin (29/6/2026).

Istri Sukanta pengemudi ojek online yang meninggal dunia akibat kecelakaan truk diduga rem blong di Simpang Unisma tak kuasa menahan kesedihan setelah kehilangan tulang punggung keluarganya.

Di hadapan Plh Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe dan  Kepala Cabang Jasa Raharja Bekasi Eko Prasetyo yang berusaha menenangkannya, perempuan itu terus menangis sambil mengungkapkan beban hidup yang kini harus dipikul seorang diri.

Ia mengatakan, sang suami selama ini bekerja sebagai pengemudi ojek online dari pagi hingga malam demi memenuhi kebutuhan keluarga.

“Anak saya masih kecil, Pak. Rumah saya masih nyicil. Bapaknya ngojek dari pagi sampai malam,” ucapnya dengan suara bergetar.

Ia mengaku suaminya jarang pulang lebih awal karena selalu berusaha mendapatkan penghasilan tambahan untuk membayar cicilan rumah dan sepeda motor.

“Dia dari pagi bela-belain enggak pulang. Dia tanggung jawab sama keluarga dengan ngojek. Buat bayar cicilan rumah sama motor saja sudah alhamdulillah,” katanya sambil menangis.

Di tengah kesedihannya, ia juga mengungkapkan kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan. Menurutnya, sebelum meninggal dunia, suaminya hanya memiliki uang sekitar Rp500 ribu yang rencananya digunakan untuk membayar cicilan rumah.

“Dia baru punya uang Rp500 ribu buat bayar BTN. Kemarin ada uang segitu, dia sampai minjam Rp200 ribu dulu buat makan. Tapi sekarang dia begini… saya enggak kuat,” tuturnya.

Tangis perempuan itu semakin pecah ketika membayangkan harus melanjutkan hidup tanpa suaminya. Ia mengaku bingung bagaimana harus membiayai kebutuhan anak dan melanjutkan cicilan rumah yang masih berjalan.

“Saya enggak punya uang buat cicilan rumah. Rumah saya masih nyicil, dia sudah enggak ada. Saya yang mati saja deh,” ucapnya lirih.

Diketahui, suaminya Sukanta menjadi satu-satunya korban meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan truk boks diduga rem blong di Simpang Unisma, Jalan Cut Meutia, Kota Bekasi, Senin pagi

Peristiwa itu juga menyebabkan sejumlah pengendara lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe memastikan Pemerintah Kota Bekasi akan memfasilitasi penanganan korban, termasuk proses santunan bagi keluarga pengemudi ojek online yang meninggal dunia.

“Bagi kami tidak ada pembatasan soal KTP. Kami akan mengurus semaksimal mungkin. Insyaallah dari Jasa Raharja juga sudah hadir, begitu juga BPJS Ketenagakerjaan yang akan meng-cover seluruh biaya dan memberikan santunan kepada almarhum,” ujar Harris.

Harris menjelaskan, seluruh biaya pengobatan korban luka ditanggung melalui BPJS Ketenagakerjaan dan Jasa Raharja. Pemerintah Kota Bekasi juga memastikan proses administrasi bagi keluarga korban akan dibantu hingga tuntas.

Kepala Cabang Jasa Raharja Bekasi, Eko Prasetyo, mengatakan ahli waris korban meninggal dunia akan menerima santunan sebesar Rp50 juta sesuai ketentuan. Sementara korban luka-luka mendapatkan jaminan biaya perawatan di rumah sakit hingga maksimal Rp20 juta.

“Kami akan berkoordinasi dengan rumah sakit dan melakukan jemput bola kepada keluarga korban meninggal agar santunan dapat segera disalurkan,” pungkasnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *