Bekasi  

Genjot Infrastruktur Permukiman, Pemkab Bekasi Eksekusi Ratusan Proyek Jalan dan Drainase

Bekasi - Proyek Jalan lingkungan sedang digarap Disperkimtan Kabupaten Bekasi. Foto: Ist
Proyek Jalan lingkungan sedang digarap Disperkimtan Kabupaten Bekasi. Foto: Ist

Bekasi – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi menggeber ratusan proyek infrastruktur permukiman sepanjang tahun anggaran 2026.

Fokus pembangunan kali ini mencakup jalan lingkungan, drainase pencegah banjir, sanitasi penurun stunting, hingga fasilitas penerangan jalan.

Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, menyatakan instansinya bakal mengeksekusi sedikitnya 168 titik pembangunan Jalan Lingkungan (Jaling).

Ratusan proyek jalan ini diklaim mengacu pada usulan warga dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) 2025 serta jaring aspirasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi.

“Tahun ini ada 168 titik pembangunan Jaling. Semoga segera dilaksanakan dan berjalan lancar,” ujar Nur Chaidir, Selasa (30/6/2026).

Pembangunan jalan ini, kata dia, ditargetkan untuk mendongkrak aksesibilitas dan konektivitas antar-permukiman demi memutar roda ekonomi warga.

Selain persoalan jalan, Disperkimtan juga melirik mitigasi bencana hidrologi di kawasan penyangga ibu kota ini.

Nur Chaidir menyebutkan, ada 72 paket proyek pembangunan drainase lingkungan yang dianggarkan tahun ini. Langkah ini dinilai krusial untuk melancarkan debit air dan mereduksi risiko banjir yang kerap mengintai pemukiman padat penduduk.

Tak hanya infrastruktur fisik makro, pemerintah daerah juga menyelipkan agenda intervensi kesehatan melalui sektor sanitasi. Disperkimtan menjadwalkan 176 kegiatan pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S).

Proyek sanitasi ini, menurut Nur Chaidir, sengaja digenjot sebagai daya dukung pemerintah dalam menekan angka tengkes (stunting) melalui pembenahan kualitas lingkungan hidup warga.

Sementara di sektor Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU), dinas mengalokasikan anggaran untuk 136 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) serta lampu taman.

“Ini untuk aspek keamanan sekaligus estetika kawasan,” kata dia.

Nur Chaidir mewanti-wanti agar seluruh paket proyek fisik ini bisa rampung tepat waktu sesuai dengan target capaian Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Di sisi lain, ia juga meminta masyarakat tak sekadar menjadi penonton, melainkan ikut merawat infrastruktur yang telah dibangun menggunakan uang negara tersebut.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *