Bekasi — Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Bekasi untuk tahun ajaran 2026/2027 dipastikan belum bisa digelar sesuai jadwal serentak.
Penundaan ini terpaksa dilakukan lantaran proyek pembangunan fisik gedung serta pemenuhan sarana dan prasarana penunjang belajar masih dalam tahap penyelesaian akhir.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Alamsyah, menjelaskan bahwa berdasarkan dokumen perjanjian kerja, kontrak pembangunan fasilitas fisik Sekolah Rakyat tersebut masih berjalan hingga akhir bulan ini.
“Sekarang gedung dan sarprasnya lagi diselesaikan. Karena memang kontrak pembangunan itu sampai tanggal 27 Juli. MPLS insyaallah akan dimulai 31 Juli,” ungkap Alamsyah, dikutip Jumat (17/7/2026).
Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi tahun ini akan menampung sebanyak 270 siswa baru yang telah resmi ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK).
Seluruh peserta didik baru tersebut akan dibagi ke dalam sembilan rombongan belajar (rombel) dengan rincian:
- Jenjang SD: 3 rombel (kapasitas 30 siswa per rombel).
- Jenjang SMP: 3 rombel (kapasitas 30 siswa per rombel).
- Jenjang SMA: 3 rombel (kapasitas 30 siswa per rombel).
Selain menyambut ratusan siswa baru, agenda MPLS mendatang juga akan melibatkan 44 siswa asal Kabupaten Bekasi yang sebelumnya telah menempuh pendidikan di program SR rintisan Kota Bekasi.
Pemerintah memastikan seluruh siswa yang terjaring dalam program sekolah gratis ini merupakan anak-anak yang berasal dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2 (kelompok masyarakat miskin dan miskin ekstrem) di Kabupaten Bekasi, mengacu pada data resmi pemerintah pusat.
Kebijakan penundaan ini sejalan dengan instruksi Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
Mensos menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat di tingkat nasional sengaja dirancang secara bertahap dalam empat gelombang demi mengutamakan aspek kelayakan asrama, faktor keamanan, serta ketersediaan utilitas dasar seperti sanitasi bersih, air, dan listrik.
“Sekolah yang sarananya belum sepenuhnya siap tidak dipaksakan menerima siswa demi keamanan. Ruang kelas, asrama, serta fasilitas pendukung harus dipastikan siap huni sebelum siswa datang,” tegas Gus Ipul.
Secara nasional, terdapat total 101 Sekolah Rakyat yang menggelar MPLS tahun ini dengan pembagian jadwal sebagai berikut:
- Gelombang I (14 Juli 2026): Dilaksanakan oleh 19 sekolah.
- Gelombang II (31 Juli 2026): Dilaksanakan oleh 63 sekolah (termasuk Kabupaten Bekasi).
- Gelombang III (15 Agustus 2026): Dilaksanakan oleh 8 SR rintisan Jabodetabek.
- Gelombang IV (31 Agustus 2026): Dilaksanakan oleh 11 sekolah sisa.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













