Bekasi  

Keluhan Debu Jadi Evaluasi, Pengurukan Tahap Kedua PSEL Diperketat 

Bekasi - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih. Foto: Septian/Gobekasi.id.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih. Foto: Septian/Gobekasi.id.

Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi akan memperketat pelaksanaan pengurukan tahap kedua lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Sumur Batu, Bantargebang, Kota Bekasi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan warga terkait debu dari aktivitas truk pengangkut material pada tahap pertama.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan seluruh masukan masyarakat menjadi bahan evaluasi agar pekerjaan pengurukan berikutnya berjalan lebih baik dan tidak menimbulkan dampak bagi lingkungan sekitar.

“Keluhan masyarakat itu menjadi koreksi pada tahap kedua. Walaupun sebelumnya sudah kami selesaikan dengan melibatkan warga dan tokoh masyarakat, tetap menjadi bahan evaluasi untuk pekerjaan selanjutnya,” ujar Kiswatiningsih, Jumat (10/7/2026).

Menurut dia, salah satu perbaikan yang akan dilakukan ialah memperketat pengawasan terhadap truk pengangkut material. Penutup muatan akan dipastikan lebih rapat agar tanah tidak berterbangan selama perjalanan.

Selain itu, jalur yang dilalui kendaraan pengangkut juga akan mendapat penanganan khusus. Truk diwajibkan dibersihkan sebelum keluar dari lokasi proyek agar material tidak tercecer dan menimbulkan debu di jalan.

“Penutup truk akan lebih ketat. Kemudian jalur setelah pembuangan material juga akan ditreatment, dipastikan tanah yang menempel sudah bersih sehingga tidak mengotori jalan,” katanya.

Kiswatiningsih menambahkan, pengawasan di lapangan juga akan diperketat selama proses pengurukan tahap kedua berlangsung. Langkah itu diharapkan dapat meminimalkan keluhan warga sekaligus mendukung percepatan penyelesaian lahan PSEL.

Selain persoalan debu, spesifikasi pengurukan juga disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Lahan PSEL ditargetkan memiliki elevasi sekitar setengah meter di atas permukaan jalan sebagai salah satu upaya mengantisipasi potensi banjir di kawasan tersebut.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *