Bekasi  

Disulap Jadi Ruang Publik Terpadu & Sentra UMKM, Pemkab Bekasi Mulai Tata Taman Sehati Cikarang

Bekasi - Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja bersama unsuur masyarakar meninjau Taman Sehati Cikarang. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja bersama unsuur masyarakar meninjau Taman Sehati Cikarang. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi memulai rencana penataan kawasan Taman Sehati yang berlokasi di kompleks Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur.

Ruang publik ini akan disulap menjadi pusat rekreasi keluarga terpadu yang memadukan pusat kuliner, Ruang Terbuka Hijau (RTH), tempat bermain anak, serta sentra promosi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa penataan ini dirancang untuk menghadirkan destinasi wisata lokal yang representatif sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami meninjau lokasi Taman Sehati ini sebagai langkah awal menyusun konsep penataan kawasan agar lebih menarik minat masyarakat sekaligus memiliki nilai jual tinggi secara ekonomi,” ujar Asep Surya Atmaja dikutip Senin (27/7/2026).

Asep mengungkapkan bahwa Kabupaten Bekasi selama ini masih minim memiliki ruang publik terpadu yang nyaman untuk tempat berkumpulnya keluarga pada akhir pekan. Penataan Taman Sehati diharapkan mampu mengisi kekosongan sarana rekreasi publik di kawasan Cikarang.

Rencananya, kawasan ini akan dibagi ke dalam beberapa zonasi terpadu, diantaranya area khusus pedagang dan kuliner lokal, taman bermain anak (playground) dan RTH, area pertunjukan musik dan atraksi seni/budaya hingga terkoneksi langsung dengan kompleks Stadion Wibawa Mukti.

“Kita ingin menghadirkan ruang publik yang nyaman, sehingga masyarakat memiliki pilihan untuk berkumpul bersama keluarga tanpa harus keluar daerah,” terang Asep.

Plt. Bupati menegaskan bahwa revitalisasi ini tidak akan menyingkirkan para pedagang yang selama ini menggantungkan hidup di kawasan Taman Sehati. Pihaknya justru akan menata dan memfasilitasi pelaku UMKM agar memiliki tempat berjualan yang bersih, estetik, dan berdaya saing.

Untuk merealisasikan proyek penataan kawasan ini, Pemkab Bekasi menerapkan skema pendanaan campuran (blended finance). Selain memanfaatkan APBD, pemerintah daerah juga mengoptimalkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan swasta dan sektor perbankan di Kabupaten Bekasi.

“Melalui penataan Taman Sehati, kami berharap dapat menghadirkan ikon baru ruang publik yang nyaman, memperkuat sektor UMKM, meningkatkan PAD, sekaligus mendukung terwujudnya visi Bangkit, Maju, Sejahtera di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *