Bekasi  

Monyet Berkeliaran di Tarumajaya, Tiga Bocah Jadi Korban Serangan

Bekasi - Salah satu bocah yang menjadi korban dari serangan monyet liar di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin (31/8/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.
Salah satu bocah yang menjadi korban dari serangan monyet liar di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin (31/8/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi – Warga Kampung Bali Bendungan, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, dibuat resah dengan keberadaan seekor monyet yang berkeliaran dan diduga menyerang warga. Sedikitnya tiga bocah dilaporkan menjadi korban serangan hewan tersebut.

Komunitas Rescue Satwa Bekasi, Eko Uban, mengatakan laporan terbaru diterimanya pada Minggu (30/8/2026).

Dalam kejadian terbaru, seorang bocah disebut sedang bermain di depan rumahnya sebelum tiba-tiba diserang oleh monyet tersebut.

“Bocah lagi main bang di depan rumahnya infonya dan tiba-tiba itu mamalia itu nyerang, mungkin lapar kali, bang,” ujar Eko, Senin (31/8/2026).

Menurut Eko, korban terbaru tersebut merupakan korban ketiga yang dilaporkan akibat serangan monyet.

Setelah kejadian, korban kemudian dibawa ke rumah sakit di wilayah Koja untuk mendapatkan penanganan medis.

Eko mengaku belum dapat memastikan secara rinci bagian tubuh korban yang mengalami luka.

Pasalnya, informasi yang diterimanya dari warga masih terbatas dan dirinya belum sempat mendatangi lokasi kejadian karena terlambat mendapat laporan.

“Kemarin sore ada warga yg telpon saya minta bantuan, saya belum kesana karena infornya telat, Ini korban sudah yang ke tiga,” katanya.

Keberadaan monyet tersebut hingga kini juga belum berhasil diamankan. Eko menyebut satwa itu terus berpindah-pindah lokasi sehingga proses pencarian dan evakuasi menjadi sulit dilakukan.

Eko menduga monyet tersebut sebelumnya merupakan hewan peliharaan yang kemudian dilepas setelah pemiliknya tidak lagi mampu merawat. Menurutnya, monyet yang telah dewasa dapat menunjukkan perilaku agresif dalam kondisi tertentu.

“Biasanya monyet itu dipelihara dari kecil, mungkin sudah besar dilepaskan karena ada beberapa faktor. Seperti buat makannya susah, terus kandangnya gak safety, apalagi monyet itu mau kawin pasti galak,” ujarnya.

Ia menambahkan, penanganan monyet tidak bisa dilakukan sembarangan karena karakter dan perilaku satwa tersebut perlu dipahami oleh orang yang memiliki pengalaman dalam melakukan evakuasi.

Karena itu, warga di sekitar lokasi diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak mencoba menangkap atau mendekati monyet tersebut secara langsung.

Penanganan sebaiknya dilakukan oleh petugas atau pihak yang memiliki kemampuan dalam melakukan evakuasi satwa.

Hingga Senin (31/8/2026), keberadaan monyet tersebut masih belum diketahui dan upaya untuk mengamankannya masih menunggu informasi terbaru dari warga di sekitar lokasi.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *