Bekasi  

Sebaran Abu Vulkanik Krakatau, Disdik Kota Bekasi Izinkan Sekolah Gelar PJJ Situasional

Ilustrasi belajar tatap muka di masa Pandemi Covid-19
Ilustrasi belajar tatap muka di masa Pandemi Covid-19

Bekasi — Dinas Pendidikan Kota Bekasi mulai mempertimbangkan opsi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan.

Langkah ini diambil seiring munculnya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di wilayah Kota Bekasi.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 100.3.4/3/DISDIK.PTK tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Abu Vulkanik.

Surat edaran resmi ini ditujukan kepada seluruh Kepala Satuan Pendidikan Negeri dan Swasta di Kota Bekasi.

Disdik mengizinkan sekolah menerapkan PJJ apabila kondisi lingkungan sekitar dinilai kurang aman untuk pembelajaran tatap muka.

“Apabila kondisi lingkungan tidak memungkinkan untuk pembelajaran tatap muka secara aman, sekolah dapat melaksanakan PJJ sesuai dengan kesiapan masing-masing,” demikian bunyi keterangan dalam SE tersebut, Senin (7/9/2026).

Penyesuaian Situasional dan Protokol Kesehatan

Bekasi - Disdik Kota Bekasi menerbitkan SE kewaspadaan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Disdik Kota Bekasi menerbitkan SE kewaspadaan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Selanjutnya, Kepala Satuan Pendidikan memegang wewenang untuk menyesuaikan kegiatan belajar mengajar secara situasional.

Pihak sekolah wajib mengedepankan protokol kesehatan serta keselamatan seluruh warga sekolah.

Kepala sekolah juga diminta berkoordinasi dengan Disdik dan instansi terkait jika memerlukan penanganan darurat di lapangan.

Selain menyiapkan opsi PJJ, Disdik Kota Bekasi mengimbau sekolah memberikan perhatian ekstra kepada warga sekolah yang rentan.

Pihaknya menginstruksikan para siswa dan guru untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan kesehatan.

“Lindungi warga sekolah: menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta menjaga kebersihan ruang kelas dan lingkungan pendidikan,” tulis arahan dalam edaran tersebut.

Himbauan Wali Kota Bekasi

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik menghadapi sebaran abu vulkanik.

Ia mengonfirmasi bahwa kondisi Kota Bekasi hingga saat ini masih tergolong aman dan terkendali.

“Warga tidak perlu panik. Sampai saat ini situasi masih aman dan terkendali, tidak ada dampak signifikan yang kami terima,” kata Tri.

Hasil pemantauan pemerintah daerah menunjukkan belum ada laporan dampak buruk yang signifikan di tengah masyarakat.

Meski demikian, Tri mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar rumah serta konsisten mengenakan masker dan kacamata pelindung.

“Dan yang perlu mendapat perhatian lebih adalah anak-anak, lansia, serta warga yang sensitif terhadap kualitas udara,” tutur Tri.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

(Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *