Bekasi  

Cabai Rawit hingga Beras Naik Drastis, IPH Kabupaten Bekasi Puncaki Daftar Tertinggi Jawa Barat

Pedagang Cabai Rawit
Pedagang Cabai Rawit

Bekasi – Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Bekasi mengalami lonjakan tajam dan menduduki posisi tertinggi se-Jawa Barat pada pekan ketiga September 2026.

Berdasarkan data resmi, IPH Kabupaten Bekasi meroket hingga 2,72 persen, jauh melampaui rata-rata IPH tingkat Provinsi Jawa Barat yang tercatat sebesar 1,27 persen.

Kenaikan ini terpantau terjadi secara bertahap sejak awal Agustus 2026, di mana saat itu IPH masih berada pada angka 0,15 persen.

Kepala Bidang Barang Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Helmi Yenti, mengonfirmasi tren kenaikan yang terjadi berturut-turut dalam dua pekan terakhir.

“Memang sudah dua minggu berturut-turut IPH di Kabupaten Bekasi mengalami kenaikan. Terakhir itu di angka 2,73,” terang Helmi, Senin (28/09/2026).

Faktor Pemicu: Cuaca Ekstrem dan Krisis Pasokan Pangan

Lonjakan tajam IPH ini dipicu utama oleh gangguan pasokan pangan akibat cuaca ekstrem serta musim kemarau panjang yang melanda sejumlah daerah produsen utama.

Ketergantungan pasokan dari luar daerah yang sedang mengalami kekeringan membuat rantai pasok lokal menjadi rentan.

Akibat krisis pasokan tersebut, harga sejumlah komoditas pangan pokok melonjak jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET):

Cabai Rawit Merah: Melambung tinggi hingga Rp90.000/kg (jauh di atas HET normal Rp40.000 – Rp57.000).

Beras Medium: Naik ke angka Rp13.800/kg (HET Rp12.500).

Beras Premium: Menyentuh Rp15.800/kg (HET Rp14.900).

Daging Sapi: Merangkek naik hingga Rp150.000/kg.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *