Bekasi — Sebuah rumah kediaman warga di wilayah Bekasi Utara dilaporkan dibobol kawanan maling pada Kamis, 1 Oktober 2026 dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat insiden pembobolan terjadi, pemilik rumah diketahui sedang tidak berada di tempat karena tengah bepergian ke luar kota.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Verdika Bagus Prasetya, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tindak pidana pencurian tersebut.
Akibat kejadian ini, korban harus menanggung kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp80 juta.
“Jadi, memang benar terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan di salah satu rumah di wilayah Bekasi Utara. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 1 Oktober 2026, sekitar pukul 03.00 WIB,” ujar Kompol Verdika Bagus Prasetya kepada awak media, Selasa (6/10/2026).
Pelaku Masuk Lewat Pintu Belakang dan Jendela, Rusak Titik Akses
Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penyelidikan sementara yang dilakukan oleh jajaran Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota, pelaku diduga melancarkan aksinya dengan cara menyelinap masuk melalui area belakang rumah.
Penyidik menemukan adanya kerusakan fisik pada bagian bangunan yang diidentifikasi sebagai titik celah masuk pelaku, yakni pada bagian pintu belakang serta jendela rumah korban.
Dari dalam rumah tersebut, pelaku berhasil menggasak sejumlah barang berharga milik korban, yang meliputi satu unit komputer jinjing (laptop), uang tunai dalam jumlah tertentu, serta sejumlah perhiasan berharga.
Polisi Periksa 5 Saksi dan Buru Pelaku
Guna mengidentifikasi para pelaku dan mengungkap tabir di balik pencurian rumah kosong ini, penyidik kepolisian bergerak cepat dengan mendalami berbagai petunjuk di lapangan serta meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait.
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah memeriksa lima orang saksi yang terdiri dari pelapor atau anggota keluarga korban, saksi mata di sekitar lokasi, serta petugas keamanan (security) perumahan setempat.
“Sudah ada beberapa saksi yang kami periksa. Dari pihak saksi, pelapor, dan juga pihak keamanan sudah kami lakukan pemeriksaan. Total ada lima orang yang sudah diperiksa,” tegas Verdika.
Penyidik masih terus mendalami seluruh keterangan saksi serta menganalisis temuan-temuan fisik di TKP demi mempersempit ruang gerak pelaku dan membawanya ke meja hijau.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













