Bekasi  

Kemnaker akan Selaraskan Pelatihan Vokasi dengan Kebutuhan Tenaga Kerja Hilirisasi

Bogor - Kemnaker selaraskan pelatihan vokasi nasional dengan kebutuhan tenaga kerja hilirisasi industri (6/11/2026). Sekjen Cris Kuntadi perkuat koordinasi K/L. Foto: Kemnaker/Gobekasi.id.
Kemnaker selaraskan pelatihan vokasi nasional dengan kebutuhan tenaga kerja hilirisasi industri (6/11/2026). Sekjen Cris Kuntadi perkuat koordinasi K/L. Foto: Kemnaker/Gobekasi.id.

Bogor – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan menyelaraskan program pelatihan vokasi nasional dengan kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor melalui kerja sama dengan kementerian dan lembaga (K/L), terutama untuk mendukung hilirisasi industri nasional.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan, penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten menjadi kebutuhan penting seiring berkembangnya proyek hilirisasi industri yang berpotensi menyerap banyak tenaga kerja.

“Hilirisasi industri diproyeksikan bakal menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang cukup banyak,” ujar Cris dalam Forum Sekretaris (FORSES) Kementerian dan Lembaga bertema “Sinergi Bersama Inovasi Negeri” di Bogor, Jawa Barat, Jumat (6/11/2026).

Cris mengatakan, Kemnaker menargetkan program pelatihan vokasi di berbagai bidang menjangkau ratusan ribu peserta. Pelatihan dirancang berlangsung di berbagai daerah dengan memanfaatkan fasilitas pelatihan yang tersedia di masing-masing wilayah.

Berita Bekasi Lainnya  Wamenaker Tekankan Keterampilan Digital dan Pelindungan Hak Insan Pers di Era AI

“Pelatihannya bisa di tempat masing-masing. Yang penting, setelah selesai pelatihan mereka bisa menjadi pekerja. Karena itulah pekerjaan rumah kita bersama,” tutur Cris.

Menurut Cris, keberhasilan program vokasi tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan pelatihan, tetapi juga oleh kemampuan menghubungkan lulusan dengan dunia usaha dan dunia industri. Karena itu, koordinasi lintas instansi diperlukan agar penyiapan tenaga kerja selaras dengan peluang kerja yang tersedia.

Cris menyebut FORSES sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antarkementerian dan lembaga dalam menjalankan program pembangunan, agar kebijakan pemerintah memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria berharap FORSES dapat mempererat hubungan antarpimpinan kementerian dan lembaga, termasuk dengan jajaran pimpinan BRIN, sehingga memudahkan koordinasi dalam pelaksanaan tugas dan program masing-masing instansi.

Berita Bekasi Lainnya  Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026 Hadapi Transformasi Dunia Kerja

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak  berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses  berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *