Bekasi  

Identitas Pria di CCTV Sudah Diketahui, Polisi Periksa 11 Saksi Kematian Terapis SPA

Terkait olah tempat kejadian perkara (TKP), Braiel menyebut tidak ada temuan baru selain botol cairan pembersih lantai dan cairan muntahan yang sebelumnya ditemukan di bawah kasur korban.

Kota Bekasi - Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu saat diwawancara di ruangannya. Foto: Septian/Gobekasi.id.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu saat diwawancara di ruangannya. Foto: Septian/Gobekasi.id.

Kota Bekasi – Polisi mengungkap perkembangan terbaru terkait kasus kematian perempuan terapis SPA berinisial SM (23) yang ditemukan tewas di kamar kost nomor 08, Jalan Letnan Arsyad, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, memastikan bahwa identitas pria berbaju hitam yang terekam kamera pengawas (CCTV) dan sempat menjadi sorotan publik telah diketahui penyidik.

“Identitas pria tersebut sudah diketahui,” ujar Braiel, Senin (12/1).

Meski demikian, Braiel menegaskan bahwa hingga kini polisi masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Hasil autopsi belum keluar sampai saat ini,” katanya.

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan. Proses penyerahan dilakukan setelah autopsi selesai dilakukan di RS Polri Kramat Jati.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa total 11 saksi. Mereka terdiri dari pihak keluarga, pengelola kost, saksi yang pertama kali menemukan korban, serta pihak-pihak lain yang dinilai mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Terkait olah tempat kejadian perkara (TKP), Braiel menyebut tidak ada temuan baru selain botol cairan pembersih lantai dan cairan muntahan yang sebelumnya ditemukan di bawah kasur korban.

“Untuk saat ini, temuan baru tidak ada. Semua barang bukti masih kami dalami,” jelasnya.

Sebelumnya, SM ditemukan meninggal dunia dalam posisi telentang di atas ranjang kamar kost yang diketahui terkunci dari dalam.

Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Polisi menegaskan penyelidikan masih terus berlangsung dengan mengedepankan hasil autopsi, uji laboratorium, serta pendalaman keterangan saksi untuk mengungkap secara jelas penyebab kematian korban.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

(Septian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *