Kota Bekasi – Kota Bekasi kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk tertinggi di kawasan Jabodetabek.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Kota Bekasi mencapai 2.580.960 jiwa dengan tingkat kepadatan rata-rata 12.113 jiwa per kilometer persegi.
Angka tersebut mencerminkan tekanan besar terhadap ruang hidup dan kawasan permukiman di kota penyangga ibu kota itu. Secara statistik, Bekasi menjadi salah satu kota berpopulasi terbesar di Jawa Barat dan masuk jajaran kota terpadat di Jabodetabek, sejajar dengan Jakarta Timur dan Jakarta Utara.
Pertumbuhan penduduk yang tinggi dipengaruhi arus urbanisasi, perkembangan kawasan industri, serta posisinya sebagai pusat hunian pekerja yang beraktivitas di Jakarta dan wilayah sekitarnya.
Namun, kepadatan penduduk tidak tersebar merata. BPS mencatat sejumlah kecamatan memiliki tingkat kepadatan di bawah rata-rata kota. Ketimpangan distribusi penduduk antarwilayah dinilai cukup signifikan.
“Data kependudukan menunjukkan bahwa kepadatan penduduk sangat dipengaruhi oleh fungsi wilayah, luas kecamatan, serta pola penggunaan lahan,” demikian keterangan dalam laman resmi BPS.
Secara agregat, tingginya jumlah penduduk menjadikan Kota Bekasi sebagai wilayah strategis dalam perencanaan pembangunan Jabodetabek.
Di sisi lain, kepadatan tinggi menghadirkan tantangan serius, mulai dari keterbatasan lahan permukiman, tekanan terhadap infrastruktur dasar, hingga kebutuhan layanan publik yang terus meningkat.
Dibandingkan daerah penyangga lain seperti Depok dan Bogor, kepadatan penduduk Kota Bekasi tercatat lebih tinggi.
Kondisi ini menempatkan Bekasi pada posisi krusial sebagai daerah perkotaan dengan dinamika sosial dan ekonomi yang kompleks.
Dampak kepadatan juga terasa pada kualitas lingkungan hidup, kemacetan lalu lintas, serta ketersediaan ruang terbuka hijau. Meski demikian, tidak seluruh kecamatan berada dalam kategori padat ekstrem.
Beberapa wilayah masih memiliki kepadatan relatif rendah karena didominasi kawasan industri, lahan terbuka, atau permukiman dengan kepadatan sedang.
BPS menyebut statistik kependudukan menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan tata ruang dan pembangunan berkelanjutan.
Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, transparansi data dinilai penting untuk mendorong perencanaan kota yang lebih terukur, adil, dan berorientasi pada kualitas hidup warga.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
(Zachra Mutiara Medina)










