Kota Bekasi – Video kendaraan mogok usai mengisi bahan bakar di SPBU Juanda viral di media sosial. Pihak SPBU akhirnya mengakui adanya campuran air dalam bahan bakar yang menyebabkan puluhan kendaraan mengalami gangguan mesin.
Pengawas SPBU Juanda, Ragil Pambudi, mengatakan pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen atas kejadian tersebut.
“Intinya kejadian itu benar adanya. Kami mohon maaf kepada konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar,” ujar Ragil saat ditemui, Minggu (1/3/2026).
Kejadian mulai ramai sekitar pukul 17.30 WIB, ketika sejumlah sepeda motor yang baru mengisi bensin tiba-tiba mogok saat keluar dari area SPBU.
Petugas kemudian langsung menutup operasional SPBU dan melakukan penanganan awal dengan menguras tangki penyimpanan BBM.
“Beberapa motor yang baru keluar langsung mogok. Setelah itu kami langsung tutup operasional dan melakukan pengurasan tangki,” katanya.
Hingga saat ini tercatat sekitar 18 kendaraan roda dua dan 4 kendaraan roda empat terdampak kejadian tersebut.
Menurut Ragil, dugaan sementara campuran air bukan berasal dari mobil tangki pengangkut BBM, melainkan dari tangki pendam SPBU yang sedang dalam proses pekerjaan.
“Kejadian ini bukan dari mobil tangki, tapi diduga dari tangki pendam. Namun penyebab pastinya masih dalam investigasi,” jelasnya.
Saat ini operasional SPBU masih dihentikan sementara sambil menunggu hasil pemeriksaan dari pihak Pertamina.
“Kami menunggu instruksi dari Pertamina sampai dinyatakan aman untuk beroperasi kembali,” tutupnya.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.










