Kota Bekasi – Kabar gembira berembus bagi warga di kawasan timur Kota Bekasi, khususnya di Kecamatan Bantargebang.
Pemerintah Kota Bekasi secara serius tengah mengamankan aset lahan seluas lima hektare yang diproyeksikan menjadi markas baru bagi Sekolah Rakyat (SR), sebuah program pendidikan inklusif yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Langkah ini menjadi bukti bahwa wilayah yang identik dengan pengolahan sampah tersebut kini sedang didorong menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia melalui fasilitas pendidikan skala nasional.
Proyek Bertahap: Target Tuntas 2027
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Widayat Subroto Hardi, membeberkan bahwa progres penyiapan lahan ini telah berjalan sejak dua tahun lalu.
“Proses pembebasan lahan sudah dimulai sejak 2024. Tahun lalu sudah dibebaskan sekitar dua hektare lebih. Tahun ini kita tambah lagi, sehingga ditargetkan tahun depan (2027) seluruh kebutuhan lahan sekitar lima hektare sudah selesai,” jelas Widayat, Rabu (11/3/2026).
Dalam kerja sama ini, pembagian tugas dilakukan secara jelas: Pemkot Bekasi berkewajiban menyediakan panggung berupa lahan, sementara Pemerintah Pusat akan mengambil peran sebagai eksekutor pembangunan fisik gedung sekolah.
Menambah Kekuatan Sekolah Rakyat yang Sudah Ada
Saat ini, Kota Bekasi sebenarnya sudah memiliki dua titik Sekolah Rakyat yang menjadi tulang punggung pendidikan bagi masyarakat rentan dengan total kuota 280 siswa:
- SRMA 13 Bekasi: Berlokasi di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi Timur, menampung 180 siswa jenjang menengah atas.
- Sekolah Rakyat Terintegrasi 43: Berada di kawasan BBPVP (Cevest) Bekasi Selatan, menampung 100 siswa untuk jenjang SD hingga SMP.
Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi, Fikri Firdaus, mengonfirmasi bahwa penyiapan lahan baru di Bantargebang akan secara otomatis memperluas daya tampung dan akses bagi warga yang selama ini terkendala biaya atau zonasi di sekolah reguler.
Harapan Baru di Wilayah Bantargebang
Pemilihan Bantargebang sebagai lokasi Sekolah Rakyat seluas lima hektare ini dinilai sangat strategis. Selain ketersediaan lahan yang masih memadai, wilayah ini memiliki konsentrasi warga prasejahtera yang cukup tinggi.
Kehadiran sekolah dengan fasilitas lengkap dari pemerintah pusat diharapkan dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di wilayah tersebut.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












