Bekasi  

SGC Kembali Semrawut, Plt Bupati Bekasi ‘Ngamuk’ di Pasar Tumpah

Asep menegaskan tidak akan menoleransi pedagang yang nekat menyerobot badan jalan hingga memicu kesemrawutan.

Bekasi - Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Jl. RE Martadinata tepatnya di area pasar tumpah SGC Cikarang, pada Senin (4/5/2026) malam. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Jl. RE Martadinata tepatnya di area pasar tumpah SGC Cikarang, pada Senin (4/5/2026) malam. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi – Gerah dengan kondisi kemacetan yang kembali menghantui kawasan SGC, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sepanjang Jalan RE Martadinata, Cikarang, Senin (4/5/2026).

Asep menegaskan tidak akan menoleransi pedagang yang nekat menyerobot badan jalan hingga memicu kesemrawutan.

Langkah tegas ini diambil setelah Pemerintah Kabupaten Bekasi dibanjiri laporan masyarakat yang mengeluhkan kembalinya para pedagang pasar tumpah ke tengah jalan, padahal sebelumnya telah dilakukan penataan.

“Saya sudah mendengar langsung pengaduan dari masyarakat, pedagang mulai maju lagi ke tengah jalan. Makanya hari ini saya sengaja sidak untuk mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya, bukan untuk aktivitas jualan,” tegas Asep di lokasi sidak.

Berita Bekasi Lainnya  Viral Kali di Bekasi Diselimuti Busa Tebal Mirip Awan

Tak sekadar meninjau, Asep langsung mengambil tindakan di tempat. Menemukan adanya lahan kosong di sekitar area tersebut, ia menginstruksikan puluhan pedagang untuk segera angkat kaki dari aspal jalan.

“Tadi saya lihat ada lahan kosong. Untuk sekitar 20 pedagang, mulai malam ini tidak ada tawar-menawar, harus sudah pindah dan berjualan di sana,” ujarnya dengan nada lugas.

Guna memastikan para pedagang tidak kucing-kucingan setelah sidak berakhir, Pemkab Bekasi akan melakukan pengawasan super ketat selama 10 hari ke depan.

Tim gabungan dari Satpol PP, kepolisian, hingga unsur TNI akan disiagakan di lokasi untuk menjaga sterilisasi badan jalan.

“Kita akan jaga bersama. Kita ingin ada kerja sama antara pemerintah dan pedagang. Ingat, jalan raya ini untuk kendaraan, bukan untuk pasar,” imbuh Asep.

Berita Bekasi Lainnya  Polisi Bakal Jemput Paksa Anak Dewan Soal Kasus Pemerkosaan

Asep mengungkapkan bahwa pembersihan badan jalan ini adalah langkah awal dari rencana jangka panjang. Pemkab Bekasi tengah mematangkan konsep relokasi permanen di atas lahan seluas 2,6 hektare yang diproyeksikan mampu menampung sekitar 320 pedagang (dolak).

Nantinya, kawasan RE Martadinata akan dipercantik dengan pengaspalan ulang dan penataan visual agar terlihat lebih indah sebagai ikon pusat kota Cikarang.

“Ke depan kita siapkan pasar yang lebih luas dan tertata. Ada area parkir, ada zona pasar tradisional, semua rapi. Dengan lahan 2,6 hektare, saya yakin cukup untuk menampung seluruh pedagang agar tidak ada lagi yang berjualan di jalan dan mengganggu hak masyarakat,” pungkasnya

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *