Bekasi  

Ketua DPRD Minta Pembangunan Flyover Bulak Kapal Harus Klop dengan Jalur DDT

Ketua DPRD Kota Bekasi mendorong proyek Flyover Bulak Kapal selaras dengan perpanjangan jalur rel ganda. Upaya mengubur masalah klasik perlintasan sebidang yang puluhan tahun menghantui warga.

Bekasi - Perlintasan Kereta Api di Bulak Kapal, Bekasi Timur. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Perlintasan Kereta Api di Bulak Kapal, Bekasi Timur. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi – Di tengah euforia kucuran dana segar dari Istana, Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, melempar pengingat penting: infrastruktur tak boleh dibangun secara parsial.

Ia mendesak agar pembangunan Flyover Bulak Kapal tidak berdiri sendiri, melainkan harus terintegrasi dengan proyek jalur rel ganda alias Double-Double Track (DDT) rute Cikarang-Manggarai.

Bagi Sardi, menyambungkan dua proyek raksasa ini adalah harga mati demi kelancaran arus logistik dan manusia di Bekasi.

“Dari Kranji sampai Cikarang itu belum ada kelanjutan lagi (DDT-nya), baru sampai Stasiun Bekasi yang ada empat jalur,” ujar Sardi pada Senin, 11 Mei 2026. Ia khawatir, jika tidak sinkron, kemacetan hanya akan berpindah titik tanpa solusi permanen.

Berita Bekasi Lainnya  Kakek Tukang Pijit di Bekasi Jadi Predator Seksual, Lima Anak Perempuan Jadi Korban

Sinyal hijau dari Jakarta memang sudah tampak. Presiden Prabowo Subianto disebut telah menyiapkan bantuan anggaran sebesar Rp250 miliar guna memastikan megaproyek ini tak mangkrak.

Sardi tak menampik bahwa kantong APBD Kota Bekasi sebenarnya tak cukup kuat untuk memikul beban pembangunan ini secara mandiri.

“Daya dukung anggaran daerah ada, tapi tidak signifikan. Kami khawatir proyek ini tidak tuntas tanpa bantuan Presiden,” tambahnya.

Rencananya, alat berat akan mulai meraung di kawasan Bulak Kapal pada tahun ini, dengan target rampung pada pengujung 2027.

Namun, Sardi mengingatkan bahwa flyover saja belum cukup. Ia menuntut adanya pembangunan akses jalan baru agar warga tidak “terjepit” saat perlintasan sebidang legendaris di sana akhirnya ditutup total.

Berita Bekasi Lainnya  Terpergok Curi Ponsel dan Dompet, Pemuda di Bekasi Bonyok Dikormas

Ambisi Sardi sederhana namun menantang: menghapus perlintasan sebidang yang selama puluhan tahun menjadi momok keselamatan sekaligus biang kerok kemacetan di Bekasi.

Dengan integrasi DDT dan flyover, ia berharap wajah transportasi kota satelit ini tak lagi semrawut dan bergantung pada perlintasan sebidang yang sudah usang ditelan zaman.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *