Bekasi — Aksi koboi jalanan kembali terjadi di jalanan kota satelit. Seorang sopir angkutan kota (angkot) diduga merusak mobil milik seorang pengendara di kawasan Bekasi Selatan.
Insiden yang dipicu oleh rebutan jalur di tengah kemacetan tersebut kini viral di media sosial.
Kepala Seksi Humas Polsek Bekasi Selatan, Aiptu Parlin, mengonfirmasi peristiwa tersebut.
Menurut Parlin, ketegangan bermula saat arus lalu lintas mengular panjang akibat adanya proyek pengerjaan jalan di sekitar Jembatan Kemang Pratama.
Di tengah antrean kendaraan, korban berinisial N (34) tengah melaju pelan menggunakan mobil Suzuki XL7 bersama istri dan anaknya.
“Saat situasi macet karena pengerjaan jalan, angkot trayek K-02 nomor polisi B-1761-VY diduga mencoba mengambil jalur dari sisi kiri untuk mendahului,” ujar Parlin, Senin, 13 Juli 2026.
Upaya serobot antrean yang gagal itu memicu adu mulut antara sopir angkot dan N.
Tak puas beradu argumen, sopir angkot turun dari kemudinya sambil melontarkan makian.
Ia bahkan mengambil sebuah pot bunga di tepi jalan dan mengganjalnya di depan mobil korban agar kendaraan tersebut tak bisa bergerak, sementara sang sopir angkot melenggang maju.
Aksi intimidasi tidak berhenti di situ. Perselisihan berlanjut hingga ke depan Perumahan Delta Pekayon. Sopir angkot tersebut kembali menghentikan armadanya secara melintang untuk menghadang laju mobil N.
“Pelaku turun, menghalangi mobil korban, sambil memprovokasi sopir angkot lain,” kata Parlin.
Dalam kondisi emosi meluap, pelaku memukul bodi mobil korban hingga menyebabkan talang pintu sisi kanan pengemudi pecah. Ia juga mendorong pintu mobil N hingga penyok.
Amuk sopir angkot tersebut baru mereda setelah sejumlah warga di lokasi kejadian turun tangan untuk melerai.
Akibat insiden ini, korban tidak hanya mengalami kerugian materi berupa kerusakan fisik pada kendaraan.
N melaporkan anak dan istrinya yang berada di dalam kabin mobil saat kejadian mengalami trauma psikologis serius setelah menyaksikan langsung aksi kekerasan tersebut. Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian setempat.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













