Bekasi  

Cegah Abrasi Pesisir Utara, Pemkab Bekasi Tanam 1.500 Mangrove di Babelan

Bekasi - Aksi peduli lingkungan dengan menanam 1.500 bibit pohon bakau di garis pantai Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Rabu (19/8/2026). Foto: Ist
Aksi peduli lingkungan dengan menanam 1.500 bibit pohon bakau di garis pantai Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Rabu (19/8/2026). Foto: Ist

Bekasi — Pemerintah Kabupaten Bekasi menggandeng sektor swasta melakukan penanaman 1.500 bibit pohon bakau (mangrove) di kawasan pesisir Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Aksi konservasi ini digelar untuk menahan laju abrasi sekaligus memulihkan ekosistem pesisir utara Bekasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, menyatakan bahwa penanaman mangrove ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Bekasi sekaligus HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

“Hari ini kami bersama dunia usaha melakukan kegiatan konservasi dengan menanam mangrove di garis pantai Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan,” ujar Donny, Rabu (19/8/2026).

Antisipasi ‘Triple Planetary Crisis’

Donny mengapresiasi keterlibatan PT Menarini Indria Laboratories (MILabs) yang menginisiasi aksi perlindungan lingkungan tersebut. Ia menegaskan bahwa krisis lingkungan hidup saat ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah sendirian.

Dunia, kata Donny, tengah berhadapan dengan triple planetary crisis, yaitu perubahan iklim, degradasi keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan.

“Mangrove memiliki manfaat ekologis yang tinggi sebagai pengendali abrasi, habitat keanekaragaman hayati, dan penyimpanan karbon. Mangrove juga berperan penting sebagai tempat ikan bertelur,” tutur Donny.

Ancam Tenggelamnya Kawasan Pantura

Perwakilan PT MILabs, Hardy Bowie, menjelaskan bahwa penanaman mangrove ini menjadi langkah mitigasi konkret atas ancaman erosi pantai dan kenaikan muka air laut yang menghantui sepanjang pesisir utara Jawa (Pantura).

“Di pantai utara Jawa, seperti Demak dan Pekalongan, banyak daerah hilang akibat kenaikan suhu bumi yang mengakibatkan kenaikan air laut dan penurunan permukaan tanah. Salah satu upaya menyelamatkan dan menjaga kawasan pesisir adalah dengan menanam mangrove,” kata Hardy.

Pemkab Bekasi mendorong agar kemitraan ini tidak berhenti pada seremoni penanaman belaka, tetapi berlanjut pada pemeliharaan rutin agar bibit bakau tumbuh optimal menahan gelombang laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *