# Go-News

Catat! 25 Februari Kabupaten Bekasi Uji Coba Tilang Elektronik

Catat! 25 Februari Kabupaten Bekasi Uji Coba Tilang Elektronik
Ilustrasi penerapan tilang elektronik

Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi sudah siap menjalakan sistem Tilang Elektronik atau Eelectronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Rencanan, lounching sistem tilang elektronik ini akan mulai dilakukan pada Selasa 25 Februari mendatang.

Bupati Bekasi, Eka Supri Atmadja memastikan penerapan Tilang Elektronik itu akan dilakukan bersama pihak kepolisian menjelang akhir bulan ini. Sebab, kesiapan untuk penerapan sistem ini sudah siap secara infrastruktur.

“Mudah – mudahan tidak mundur, kami ingin di lounching 25 Februari,” katanya, Senin (10/2/2020).

Menurut dia, persiapan untuk uji coba tilang elektronik ini sudah disiapkan segalanya baik dari sisi fasilitas maupun aturannya. Untuk hibah CCTV, pemerintah sedang mematangkan dengan menghitung dan menyisir di berbagai titik wilayah yang dibutuhkan untuk dipasang CCTV ini.

Eka menjelaskan, dalam tahap uji coba ini, nantinya pihak aparat kepolisian bakal baru menyasar pelanggar lalu lintas kendaraan roda empat. Pelanggaran yang disasar berupa pemakaian sabuk pengaman, kecepatan kendaraan, dan penggunaan telepon genggam ketika berkendaraan.

Hanya saja, kata dia, untuk uji coba pertama penerapan Tilang Eletronik nanti hanya akan baru berlaku di satu titik lokasi yakni Sentra Grosir Cikarang (SGC) tepatnya berada di Jalan R.E. Martadinata, Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara.

“Wilayah itu yang sudah siap dalam segi infrastrukturnya,” tegasnya.

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan, infrastruktur untuk penerapan sistem e-Tilang juga sudah mencapai 80 persen siap digunakan.

“Penyempurnaan aplikasi dan aturan kami sudah mendekati kurang lebih mencapai 80 persen,” katanya.

Untuk mematangkan sistem tilang elektronik ini, kata dia, kepolisian terus berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bekasi. Selain itu, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi juga dilibatkan dan terus kordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Hendra berharap dengan adanya sistem e-Tilang di Kabupaten Bekasi membuat kesadaran warga semakin meningkat dalam mentaati lalu lintas. Selain itu, membuat pelanggaran yang mengakibatkan kecelakaan, dan kemacetan semakin menurun di Kabupaten Bekasi.

Sebelumnya, sistem ini akan diterapkan di tiga titik awal dalam beberapa waktu ke depan. Namun, untuk uji coba akan dilakukan di satu titik di Jalan RE Martadinata, Cikarang Utara. Namun, dua titik lainya akan dilakukan kedepanya setelah penerapan di satu titik yang berada di Sentra Grosir Cikarang (SGC).

Titik kedua berada di Lippo Cikarang Mall, Jalan MH Thamrin, Cikarang Selatan dan titik ketiganya berada di bundaran golf Jababeka, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur.

“Nanti kamera tilang elektronik akan ditempatkan di bagian atas depan tiga lokasi tersebut,” ungkapnya.

Hendra menjelaskan, tiga titik itu dipilih sebagai lokasi penerapan tilang elektronik karena merupakan titik paling ramai dan padat lalu lintasnya. Di sisi lain jumlah petugas yang ada tidak sebanding dengan volume kendaraan yang melintasi ketiga titik tersebut. Ditambah, lokasi itu banyak terjadi pelanggaran lalu lintas.

Sementara mekanisme tilang elektronik di Kabupaten Bekasi bakal mengadopsi mekanisme serupa yang telah diterapkan Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Timur. Untuk penerapan awal, baru ada tiga jenis pelanggaran yang akan ditindak pada pengendara mobil, yakni penggunaan sabuk pengaman, pemakaian ponsel, dan kecepatan melaju.

Mekanisme tilang, kata dia, persis dengan kebijakan serupa yang telah diterapkan oleh Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Timur.

“Tilang akan dikirim ke rumah. Fasilitas yang dilengkapi juga sama dengan yang ada di Jawa Timur maupun Polda Metro Jaya. Kami mengadopsi yang di sana,” jelasnya.

Saat ini, 31 titik kamera pengawas (CCTV) di Kabupaten Bekasi juga sudah disiapkan. Namun, jumlah CCTV yang memiliki sistem Automatic Control Traffic System (ACTS) sendiri hanya 5 titik yakni di simpang Indoporlen, Tambun, Cibitung, Warung Bongkok, dan wilayah ASGC.

Nantinya, tilang elektronik ini bakal diterapkan melalui pantauan kamera pengawas yang terhubung di Command Center yang berada di kantor Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik Kabupaten Bekasi. Mereka yang melanggar dapat terdeteksi melalui kamera high definition.

Petugas kepolisian turut memantau, kamera pengawas pun dapat langsung memberikan tilang bagi pelanggar. Identitas pelanggar juga dapat diketahui dari wajah yang terekam kamera.Selain itu, pemberitahuan pelanggaran juga akan diberikan melalui surat elektronik maupun diantar seperti yang diterapkan di Jakarta

(SHY)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top