Menteri PUPR Sebut Proyek Normalisasi Kali Bekasi Rampung 2023

  • Bagikan
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau Kali Bekasi, Senin (7/3/2022).
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau Kali Bekasi, Senin (7/3/2022).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pekerjaan normalisasi Kali Bekasi rampung pada pertengahan tahun 2023.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pekerjaan normalisasi merupakan upaya penanganan banjir yang sering kali terjadi akibat meluapnya Kali Bekasi yang merupakan pertemuan dua Kali, yakni Cileungsi dan Cikeas.

Untuk itu, dia menginstruksikan agar pekerjaan pengerukan endapan di Kali Bekasi segera dilaksanakan untuk memperlancar aliran air ke hilir, dengan tetap memperhatikan review desain struktur pada area-area yang dilewati utilitas air bersih.

“Hal ini agar tidak diperlukan relokasi utilitas karena memerlukan waktu dan biaya tambahan. Saat ini lokasi-lokasi utilitas yang masih tertinggal diupayakan dengan design lain yang sesuai kondisi di lapangan, diminta ke konsultan untuk menghitung design alternatif sehingga tidak perlu merelokasi utilitas,” kata Basuki dalam tinjauannya, Senin (7/3/2022).

Hingga kini, Kementerian PUPR terus melakukan koordinasi yang intensif dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Jawa Barat dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk pelaksanaan normalisasi Kali Bekasi tersebut, utamanya terkait pembebasan lahan.

Khusus untuk lahan milik pengembang perumahan, Basuki meminta kepada Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) untuk membuat surat pemberitahuan ke pengembang bahwa akan dikerjakan pembangunan tanggul.

“Sehingga pengembang dapat menerima sebagian lahan milik mereka dapat dipakai tanpa proses pembebasan lahan, karena pembangunan tanggul/parapet untuk mengamankan perumahan sekitar,” ujar Basuki.

Selain itu, Basuki juga meminta pekerjaan tambahan struktur pada Dinding Penahan Tanah (DPT) eksisting di titik Kemang Express yang perlu tambahan perkuatan, dengan tidak membongkar DPT existing tersebut.
Direktur Sungai dan Pantai Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Bob Arthur Lombogia mengatakan jika pembebasan lahan berjalan lancar, maka penyelesaian pekerjaan bisa dipercepat selesai di pertengahan atau akhir tahun 2023.

Saat ini Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) tengah melakukan kegiatan Pengendalian Banjir Kali Bekasi paket I (Bendung Bekasi-Pertemuan Sungai Cileungsi-dan Cikeas (P2C), Paket 6 dan Paket 7 di wilayah Cikarang Bekasi Laut (CBL) Kabupaten Bekasi.

Untuk Pengendalian Banjir Kali Bekasi paket 1 pekerjaannya dilaksanakan oleh kontraktor Kontraktor pelaksana PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Nindya Karya KSO dengan nilai kontrak sebesar Rp 591 miliar dan progres fisik 37 persen.

Sementara bertindak sebagai konsultan supervisi PT Wiratman Associate, PT Indra Karya dan PT Hilmy (kerja sama operasional/KSO) dengan nilai kontrak sebesar Rp 24,1 miliar Pekerjaannya telah dimulai sejak awal 2021 dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2023.

  • Bagikan