Tanamkan Rasa Nasionalisme Kepada Peserta Didik, Plt Wali Kota Bekasi Kembali Bagikan Materi Wawasan Kebangsaan

  • Bagikan

Setelah sukses dan rutin dilaksanakan sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi kembali menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ke sekolah-sekolah di Kota Bekasi dimana Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bertindak selaku narasumber utama dalam penyampaian materi.

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan digelar diwilayah Bekasi Utara, yakni di SMA Negeri 14 dan SMK Travina Prima yang turut dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Uu Saiful Mikdar, Ketua FKUB Kota Bekasi, Abdul Manan, Camat Bekasi Utara, Sumpono Brama, dan para Lurah se- Kecamatan Bekasi Utara.

Ruang lingkup materi wawasan kebangsaan yang disampaikan Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto adalah mengenai 4 Pilar Kebangsaan, hakikat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, dan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), semata-mata bertujuan untuk menanamkan sekaligus meningkatkan rasa Nasionalisme serta cinta Bangsa dan Negara serta sebagai upaya pencegahan penyebaran paham intoleransi dan radikalisme di kalangan peserta didik.

“Indonesia terdiri atas banyak pulau, dengan berbagai suku, ras, agama yang beragam, maka penting bagi kalian, adik-adik pelajar, generasi penerus Bangsa, untuk memperkuat, memperkokoh, dan mempertahankan keutuhan NKRI. Amalkan nilai-nilai luhur Pancasila di kehidupan sehari-hari dan jadikanlah perbedaan untuk menyatukan diri, sebagai satu kesatuan Bangsa Indonesia,” ujar Tri.

Terkait contoh amalan nilai-nilai Pancasila, Tri juga menambahkan, “mencintai Negara Republik Indonesia menjadi kewajiban, termasuk juga di dalamnya merawat serta menjaganya, dengan bangga menjadi Warga Indonesia, bangga berbahasa Indonesia, dan penting mengamalkan sikap-sikap perjuangan para pahlawan dengan rajin belajar, jangan malas, kejar prestasi, hindari tawuran, perdalam ilmu agama, serta patuh kepada orang tua,” imbuhnya.

Selain mengamalkan nilai-nilai Pancasila, mewujudkan Persatuan Indonesia dan dalam menghindari paham-paham radikalisme yang dapat memecah belah, sangat penting bagi siapapun untuk menjunjung tinggi toleransi.

“Menjunjung tinggi dan menjaga toleransi kerukunan antar umat beragama menjadi begitu penting agar terciptanya situasi, kondisi, sehingga dapat tercipta lingkungan yang harmonis, tidak terpecah belah walaupun berbeda-beda,” tutup Tri.

(Advertorial)

  • Bagikan