Anak Pedagang Kue Keliling Diduga Dicabuli Pria Berusia 50 Tahun di Bekasi Selatan

  • Bagikan
Polisi Bekuk 2 Pelaku Cabul Terhadap Bocah Dibawah Umur
Ilustrasi pencabulan

Seorang bocah perempuan yang masih berusia 10 tahun diduga jadi korban pencabulan oleh seorang pria berusia 50 tahun di bilangan Galaxy, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Ketua Dewan Pengurus Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Promosi Hak Anak dari Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) Lia Latifah mengungkapkan, korban adalah anak dari pedagang kue keliling.

Persetubuhan terjadi saat ibu korban, yang berstatus sebagai orangtua tunggal, bertemu pelanggannya yang berusia sekitar 50 tahun dan bercerita tentang kehidupan ekonominya.

“Waktu si ibu jualan kue keliling, dia kenal sama seseorang laki-laki usia 50 tahun, cerita tentang kondisi ekonomi. Orang ini (terduga pelaku) lalu berjanji akan bertanggungjawab dengan catatan si ibu mau menikahkan anaknya dengan korban,” jelas Lia saat dihubungi, Rabu (19/6/2024) malam.

Tak hanya menjanjikan menikahkan korban, terduga pelaku juga kerap memberi uang Rp 70.000 kepada ibu korban. 

Uang itu digunakan sebagai dalih agar orangtua korban mau agar anaknya diperiksa layaknya seorang dokter kepada pasien.

Dengan segala tipu dayanya, pelaku terus beraksi hingga total empat kali di sepanjang bulan Juni 2024.

“Ibunya dikasih uang sama pelaku Rp 70.000 dengan syarat anaknya harus diperiksa sama dia, kemudian terjadilah persetubuhan,” ucap Lia.

“Rupanya kejadian itu enggak sekali, kejadian itu empat kali. Jadi, setiap si ibu datang ke rumah si pelaku untuk jualan kue, si pelaku meminta anaknya (korban) harus dibawa,” tutur Lia lagi.

Aksi pelaku baru terbongkar setelah korban bercerita soal kejadian yang ia alami ke kakak kandungnya.

“Karena si anak ini sudah ketakutan, akhirnya cerita sama kakak kandungnya, kebetulan kakak kandungnya sekolah di Solo dan lagi balik ke Bekasi. Kakak kandungnya itulah yang melapor ke Instagram kami,” jelas Lia.

Komnas PA kini sudah melaporkan ke Unit PPA Polres Metro Bekasi Kota dan korban juga telah divisum.

“Tadi malam Komnas PA mengantarkan keluarga korban yaitu ibunya ke Polres Metro Bekasi Kota bahwa ada dugaan anaknya mengalami kekerasan seksual dari pelanggan kue ibunya. Tadi pagi dilakukan visum oleh polisi dan kami sekarang sedang menunggu hasil visum tersebut,” jelas Lia.

Terpisah, Kanit PPA Polres Metro Bekasi Kota AKP Tamat membenarkan soal laporan yang dibuat oleh orangtua korban.

Proses kasus ini juga masih dalam penyidikan dan polisi baru melaksanakan visum terhadap korban.

“Semalam laporan, hari ini visum. Saya sudah diskusi ke penyidik. Nah, besok diagendakan untuk pelapornya kami hubungi, untuk pemeriksaan awal,” jelas Tamat.

  • Bagikan