Bekasi  

Pulihkan Trauma Korban Tragedi Bekasi Timur, Polres Metro Bekasi Kota Terjunkan Tim Konselor ke RSUD

Langkah ini diambil mengingat besarnya dampak psikis yang dialami para penyintas pascainsiden berdarah yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam lalu.

Bekasi - Tim konselor diterjunkan langsung ke RSUD Kota Bekasi untuk memberikan pendampingan trauma healing. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Tim konselor diterjunkan langsung ke RSUD Kota Bekasi untuk memberikan pendampingan trauma healing. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi – Jajaran Polres Metro Bekasi Kota memberikan perhatian khusus terhadap pemulihan kondisi psikologis para korban kecelakaan maut antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek.

Tim konselor diterjunkan langsung ke RSUD Kota Bekasi untuk memberikan pendampingan trauma healing.

Langkah ini diambil mengingat besarnya dampak psikis yang dialami para penyintas pascainsiden berdarah yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam lalu.

Selain menemui korban yang masih dirawat intensif, tim konselor juga melakukan pendataan untuk memastikan seluruh kebutuhan pendukung korban tertangani dengan baik.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, menegaskan bahwa dukungan mental bagi korban dan keluarga adalah prioritas yang tidak kalah penting dari penanganan medis.

Berita Bekasi Lainnya  Viral! Wanita Bekasi Meninggal Usai Operasi, Luka di Perut Tak Dijahit dan Dipenuhi Kasa

“Kami ingin memastikan para korban dan keluarga tidak merasa sendiri. Selain penanganan medis, dukungan psikologis juga penting agar mereka bisa lebih kuat menghadapi situasi ini,” ujar Kombes Kusumo dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).

Hingga saat ini, sebagian korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi, sementara beberapa lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Untuk korban meninggal dunia, pihak kepolisian telah memfasilitasi penyerahan jenazah kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Kombes Kusumo menambahkan bahwa kehadiran tim konselor ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah kondisi darurat.

“Polri hadir untuk memberikan rasa aman, kepedulian, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.

Tragedi ini menyisakan duka mendalam, terutama karena mayoritas korban jiwa adalah perempuan.

Berita Bekasi Lainnya  Lagi, Dokter di Bekasi Meninggal Dunia Terpapar Corona

Hal ini dikarenakan KA Argo Bromo Anggrek menghantam gerbong paling belakang KRL yang merupakan gerbong khusus perempuan.

Hingga berita ini diturunkan, tercatat 16 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka akibat insiden yang bermula dari taksi mogok di perlintasan Ampera tersebut.

Kehadiran tim trauma healing diharapkan mampu meringankan beban mental para korban di tengah proses penyidikan yang masih berjalan.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *