Bekasi  

KAI Evaluasi Besar-Besaran Pasca Tragedi Bekasi Timur, Lebih dari 200 Perlintasan Segera Ditutup

Direktur Utama Bobby Rasyidin menegaskan, aspek keselamatan tidak bisa ditawar dalam operasional perkeretaapian.

Bekasi - Direktur Utama Bobby Rasyidin bersama jajaran direksi dan komisaris PT KAI mengenang wafatnya korban tragedi kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (4/5/2026). Foto: Septian/Gobekasi.id.
Direktur Utama Bobby Rasyidin bersama jajaran direksi dan komisaris PT KAI mengenang wafatnya korban tragedi kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (4/5/2026). Foto: Septian/Gobekasi.id.

Bekasi — Tragedi kecelakaan kereta di Bekasi Timur menjadi momentum evaluasi besar-besaran bagi PT Kereta Api Indonesia (KAI). Perusahaan mulai menertibkan perlintasan sebidang yang dinilai tidak memenuhi standar keselamatan.

Direktur Utama Bobby Rasyidin menegaskan, aspek keselamatan tidak bisa ditawar dalam operasional perkeretaapian.

“Yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan, kita akan tutup. Ini sudah kita mulai sesuai perintah Presiden,” ujar Bobby di Stasiun Bekasi Timur, Senin (4/5/2026).

KAI mencatat sebanyak 1.864 perlintasan telah diidentifikasi di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, 235 lokasi masuk kategori prioritas untuk segera ditindaklanjuti.

“Ada lebih dari 200 perlintasan yang segera kita tutup,” ungkapnya.

Selain penutupan perlintasan, KAI juga berencana membangun tugu peringatan di lokasi kejadian sebagai bentuk penghormatan kepada para korban.

Berita Bekasi Lainnya  Lokasi SIM Keliling Kota Bekasi Selasa, 27 Januari 2026

“Kami juga berencana membuat tugu di lokasi ini, mohon dukungan semua pihak,” katanya.

Langkah ini diharapkan menjadi titik balik dalam peningkatan keselamatan transportasi kereta api, sekaligus memastikan tragedi serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Keselamatan tidak bisa ditoleransi, tidak bisa dikompromikan,” tegasnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *