Bekasi  

Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Percepatan Flyover dan Evaluasi Palang Pintu Kereta

Rapat ini secara khusus menyoroti sistem keamanan palang pintu perlintasan serta mendesak percepatan rencana pembangunan Flyover Bekasi Timur.

bekasi - Komisi II DPRD Kota Bekasi menggelar rapat kerja evaluasi Pasca insiden maut yang melibatkan kereta api dan taksi di perlintasan sebidang Ampera bersama DBMSDA, Disperumkimtan dan Dishub Kota Bekasi, Senin (4/5/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.
Komisi II DPRD Kota Bekasi menggelar rapat kerja evaluasi Pasca insiden maut yang melibatkan kereta api dan taksi di perlintasan sebidang Ampera bersama DBMSDA, Disperumkimtan dan Dishub Kota Bekasi, Senin (4/5/2026). Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi – Pasca insiden maut yang melibatkan kereta api dan taksi di perlintasan sebidang beberapa waktu lalu, Komisi II DPRD Kota Bekasi menggelar rapat kerja evaluasi pada Senin (4/5/2026).

Rapat ini secara khusus menyoroti sistem keamanan palang pintu perlintasan serta mendesak percepatan rencana pembangunan Flyover Bekasi Timur.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, Latu Har Hary, sebagai tindak lanjut dari Nota Dinas Komisi II yang memandang perlunya langkah darurat guna menjamin keselamatan masyarakat dan mengurai kemacetan kronis di wilayah tersebut.

“Keselamatan warga tidak bisa ditawar. Evaluasi total terhadap palang pintu perlintasan rel kereta api adalah kebutuhan mendesak, sekaligus kita dorong agar pembangunan flyover di Bekasi Timur segera terealisasi untuk memutus rantai kemacetan dan risiko kecelakaan,” tegas Latu Har Hary di sela rapat.

Berita Bekasi Lainnya  Prakiraan Cuaca Bekasi, 1 Maret 2025: Cerah Berawan

Guna membedah persoalan secara teknis, Komisi II menghadirkan tiga dinas krusial, yakni Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperumkimtan), serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi.

Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan kesiapan administratif, mulai dari pembebasan lahan hingga detail teknis konstruksi flyover.

Selain itu, Dinas Perhubungan diminta memberikan laporan menyeluruh terkait titik-titik perlintasan kereta api yang dianggap rawan dan memerlukan penguatan sistem palang pintu otomatis maupun manual.

Wakil Ketua Komisi II Yenny Kristianti, Sekretaris Evi Mafriningsianti, beserta anggota lainnya seperti Anton, Suryo Harjo, Oloan Nababan, dan Sodikin, turut memberikan catatan kritis dalam rapat tersebut.

Berita Bekasi Lainnya  Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Mengecat Genteng di Bekasi

Legislator menekankan bahwa mobilitas di Bekasi Timur sudah pada tahap yang mengkhawatirkan, sehingga membutuhkan solusi permanen, bukan sekadar imbauan.

“Kita butuh gambaran utuh, sejauh mana kesiapan teknis di lapangan. Jangan sampai rencana pembangunan ini hanya jadi wacana sementara nyawa warga terus terancam di perlintasan sebidang,” pungkas Latu.

Melalui rapat kerja ini, DPRD Kota Bekasi berharap Pemkot Bekasi segera merumuskan langkah strategis yang efektif dan berkelanjutan.

Pembangunan flyover dinilai menjadi kunci utama untuk memperlancar arus transportasi sekaligus menghilangkan potensi kecelakaan kereta api yang kerap menghantui pengguna jalan di Bekasi Timur.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *