Bekasi – Kontingen Judo Kota Bekasi menunjukkan performa menjanjikan pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Judo Jawa Barat 2026 yang berlangsung di GOR Adiarsa, Karawang, 6–7 Juni 2026.
Dalam ajang yang diikuti atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Jawa Barat tersebut, Kota Bekasi berhasil mengumpulkan 18 medali, terdiri atas delapan emas, satu perak, dan sembilan perunggu.
Capaian tersebut menjadi bukti perkembangan pembinaan atlet usia dini dan junior yang selama ini dijalankan Pengurus Cabang (Pengcab) Judo Kota Bekasi. Mayoritas atlet yang diturunkan masih berada pada kelompok usia pembinaan, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga junior.
Ketua Pengcab Judo Kota Bekasi, Deden Tirta Jaya, menilai hasil yang diraih para atlet cukup menggembirakan dan menjadi indikator positif bagi masa depan judo Kota Bekasi.
“Ini merupakan kategori usia pembinaan dan junior. Hasil yang diraih para atlet menjadi pencapaian yang cukup baik serta menunjukkan bahwa program pembinaan yang berjalan mulai membuahkan hasil,” kata Deden, Rabu (10/6/2026).
Menurut Deden, Kejurda Jabar merupakan salah satu ajang penting untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus memberikan pengalaman bertanding di level kompetitif. Pengalaman tersebut dinilai sangat dibutuhkan sebelum para atlet menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi di tingkat regional maupun nasional.
Dari total delapan medali emas yang diraih, sejumlah atlet tampil dominan di kelas masing-masing. Mereka adalah Makaila Anindya Setiadi (-36 kg), Dzaki Hafiz Pratama (-34 kg), Abdul Malik Kamil Pasha (-37 kg), Humaira Ahmad (-28 kg), Fahri Azizan (+34 kg), Hanan Faiz Alfathan (-32 kg), Aydin Kamil Pasha (+46 kg), dan Najda Adzkiya (-63 kg).
Sementara itu, satu-satunya medali perak untuk Kota Bekasi dipersembahkan oleh Yemima Preciosa EU yang tampil pada kelas -63 kilogram kategori SMP Cadet.
Adapun sembilan medali perunggu disumbangkan oleh Bjorn Tamir Rabbani Madeva, Alifa Salsabila, Raditya Firmansyah, M. Gibran Al-Musyafa, Daffa Willy Aprilian, Achmad Zaky Alkahfi, Khalid Bilyan, Rafi Iskandar Setiawan, serta Fakhri Aulia Drifalvi.
Deden menjelaskan, seluruh atlet yang berlaga merupakan siswa dari sejumlah sekolah di Kota Bekasi yang selama ini menjadi bagian dari program pembinaan judo daerah.
Ia berharap sekolah-sekolah tersebut dapat terus berkembang menjadi pusat pembinaan atlet yang mampu melahirkan judoka berprestasi di masa depan.
Dukungan terhadap pengembangan atlet juga datang dari pihak sekolah. Kepala SMAN 17 Kota Bekasi, Ari Isnaini, mengapresiasi prestasi yang diraih para siswa dalam Kejurda Jabar 2026.
Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa prestasi olahraga dapat berjalan beriringan dengan pencapaian akademik apabila didukung sistem pembinaan yang baik.
Meski demikian, Hari menilai masih diperlukan peningkatan sarana latihan guna menunjang perkembangan atlet. Salah satu kebutuhan utama yang saat ini menjadi perhatian adalah ketersediaan matras judo yang memadai.
“Kami berharap ada dukungan fasilitas, terutama matras, agar para siswa atlet dapat berlatih lebih optimal dan aman,” ujarnya.
Perolehan 18 medali pada Kejurda Judo Jawa Barat 2026 menjadi modal penting bagi Kota Bekasi dalam menyiapkan atlet-atlet muda menuju persaingan yang lebih tinggi.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan fasilitas yang memadai, para judoka muda Kota Bekasi diharapkan mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional pada masa mendatang.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.













