Bekasi  

Dedi Mulyadi Telepon Plt Bupati Bekasi Soal Bonus Atlet POPDA, Panggilan Tak Diangkat

Bekasi - Momen Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencoba menghubungi Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja untuk mempertanyakan bonus atlet renang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang belum cair. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Momen Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencoba menghubungi Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja untuk mempertanyakan bonus atlet renang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang belum cair. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi — Momen Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mencoba menghubungi Plt Bupati Bekasi menyita perhatian publik.

Dedi mencoba menelepon Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, secara langsung melalui ponsel.

Publik menyoroti momen tersebut lantaran Dedi ingin mempertanyakan kejelasan bonus atlet renang POPDA.

Peristiwa ini bermula saat seorang atlet renang mendatangi Dedi Mulyadi di Jatinangor.

Atlet tersebut mengeluhkan hak bonus POPDA dari Pemkab Bekasi yang tak kunjung cair.

Bahkan, atlet ini sangat membutuhkan uang tersebut untuk membiayai pendidikan kuliahnya.

“Itu pak yang di Bekasi. Yang dikorup, yang uang POPDA?” tanya sang atlet kepada Dedi Mulyadi, dikutip Selasa (11/8/2026).

Di samping itu, Dedi Mulyadi sempat menegaskan bahwa urusan bonus daerah merupakan kewenangan penuh Pemkab Bekasi.

Namun, sang atlet mengaku telah berulang kali menagih janji pejabat setempat tanpa hasil.

“Katanya enggak bakal turun, tapi janjinya turun, kata Bupati Bekasi. Soalnya enggak didengar pak,” ungkap atlet tersebut.

Hasilnya, mendengar aduan tersebut, Dedi Mulyadi spontan mengambil ponsel milik pribadi.

Ia mencoba mengonfirmasi langsung kepada pemangku kebijakan tertinggi di Kabupaten Bekasi.

“Ini Bupati Bekasi (saya telepon), nasib-nasiban,” ujar Dedi sambil menunjukkan layar telepon selulernya.

Selain persoalan bonus kabupaten, sang atlet juga membeberkan masalah bonus tingkat provinsi.

Oleh sebab itu, atlet tersebut mengungkap dugaan potongan sebesar 10 persen oleh organisasi olahraga tempatnya bernaung.

Akhirnya, percakapan mengenai nasib bonus atlet ini terhenti di tengah jalan.

Plt Bupati Bekasi tidak memberikan jawaban atas panggilan telepon dari Gubernur Jawa Barat tersebut.

Dedi Mulyadi dan sang atlet pun hanya bisa mengekspresikan rasa kecewa mereka di depan kamera.

“Aduh enggak diangkat gais,” pungkas sang atlet kecewa.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *