Bekasi  

Berdarah Indonesia, Walkot asal Kanada Alvin Tedjo Ingin Jajaki Sister City dengan Bekasi? Ini Kata Tri Adhianto

Bekasi - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto merespons kabar ketertarikan Alvin Tedjo, Wali Kota Terpilih Mississauga, Ontario, Kanada. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto merespons kabar ketertarikan Alvin Tedjo, Wali Kota Terpilih Mississauga, Ontario, Kanada. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto merespons kabar ketertarikan Alvin Tedjo, Wali Kota Terpilih Mississauga, Ontario, Kanada, untuk menjajaki kerja sama sister city dengan salah satu kota di Indonesia.

Alvin Tedjo menjadi perhatian setelah memenangkan pemilihan Wali Kota Mississauga pada 26 Oktober 2026. Politikus berusia 43 tahun tersebut merupakan keturunan Tionghoa-Indonesia. Kedua orang tuanya berasal dari Indonesia dan menetap di Kanada sejak 1970-an.

Dalam wawancara eksklusif dengan Kompas.com pada Kamis (29/10/2026), Alvin mengungkapkan tengah mencari kota di Indonesia yang memiliki karakteristik ekonomi serupa dengan Mississauga. Ia menyebut kota tersebut berada di sekitar Jakarta dan memiliki nama berawalan huruf B.

Menanggapi hal tersebut, Tri mengatakan Pemerintah Kota Bekasi terbuka apabila ada peluang komunikasi dan penjajakan kerja sama dengan Mississauga.

Berita Bekasi Lainnya  Saluran Misterius di MBG Bojong Menteng, DLH Bekasi Temukan Pembuangan Limbah Langsung ke Drainase hingga Bau Menyengat

“Ya, tentu kita menyambut baik. Kalau memang ada ketertarikan untuk menjalin komunikasi dan menjajaki kerja sama dengan Kota Bekasi, tentu kita terbuka,” ujar Tri.

Menurut Tri, kerja sama antarkota harus dibangun berdasarkan kesamaan potensi dan kebutuhan masing-masing daerah. Dengan begitu, hubungan yang terjalin dapat menghasilkan program konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menilai sejumlah sektor yang menjadi kekuatan Mississauga, seperti farmasi, ilmu hayati, aerospace, manufaktur maju, penelitian dan teknologi, menarik untuk dipelajari lebih jauh.

“Kalau kita bicara farmasi, teknologi, manufaktur atau pengembangan industri, tentu menarik untuk kita pelajari. Bekasi juga punya aktivitas industri dan ekonomi yang cukup besar. Kita ingin melihat peluang apa yang bisa dikembangkan bersama, termasuk investasi, pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun pengembangan teknologi,” katanya.

Berita Bekasi Lainnya  Kawal 10 Korban Kekerasan Seksual Ponpes Bekasi Selatan, PUSPAGA Bentuk Tim Advokat Gabungan

Tri menjelaskan, perluasan jejaring kerja sama internasional juga sejalan dengan arah pembangunan Kota Bekasi dalam RPJMD 2025–2029. Pemerintah Kota Bekasi telah memasukkan pengembangan kerja sama sister city sebagai salah satu agenda untuk memperluas kolaborasi dan meningkatkan daya saing daerah.

Menurutnya, hubungan antarkota di tingkat internasional dapat membuka ruang pertukaran pengalaman dalam berbagai sektor, mulai dari pengembangan ekonomi, pendidikan, teknologi, pelayanan publik hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kita memang punya rencana untuk menambah jejaring sister city dengan beberapa kota di luar negeri. Jadi, peluang seperti ini tentu menarik,” ungkapnya.

“Jadi kita lihat saja perkembangannya. yang penting ada komunikasi dulu. Kalau memang cocok dan ada manfaatnya bagi kedua kota, tentu akan kita tindak lanjuti,” tutupnya.

Berita Bekasi Lainnya  Menteri Ara Minta Wali Kota Bekasi Relokasi Warga Pondok Gede Permai

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak  berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses  berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *