Bekasi  

Safari Ramadan di Cikarang Utara, Plt Bupati Bekasi Ajak Warga Perkuat Kerukunan

Kabupaten Bekasi - Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Forkopimda menghadiri Peringatan Nuzulul Quran sekaligus Safari Ramadan. Berlangsung di aula Masjid Al Azhar Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara, Kamis (5/3/2026). Foto: Ist
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Forkopimda menghadiri Peringatan Nuzulul Quran sekaligus Safari Ramadan. Berlangsung di aula Masjid Al Azhar Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara, Kamis (5/3/2026). Foto: Ist

Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi terus memanfaatkan momentum Ramadan untuk mempererat komunikasi dengan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an.

Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menghadiri kegiatan tersebut di Masjid Raya Al Azhar Jababeka, Kecamatan Cikarang Utara, Kamis (5/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Asep mengatakan Safari Ramadan menjadi sarana penting untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kita Pemerintahan Kabupaten Bekasi mempunyai empat agenda Safari Ramadan. Ini yang kedua, tinggal dua lagi. Ini adalah jalinan silaturahmi antara Pemkab Bekasi dengan masyarakat,” ujarnya.

Jaga Kerukunan di Wilayah yang Majemuk

Asep juga mengingatkan masyarakat agar terus menjaga kerukunan dan ketertiban lingkungan. Hal tersebut dinilai penting karena Kabupaten Bekasi merupakan wilayah dengan tingkat keberagaman yang tinggi.

Ia menyebut jumlah penduduk Kabupaten Bekasi saat ini telah mencapai sekitar 3,4 juta jiwa dengan latar belakang yang sangat beragam. Selain warga lokal, banyak pula masyarakat dari berbagai daerah bahkan negara lain yang bekerja di kawasan industri.

“Tadi saya juga dipesan oleh Ibu Kapolres agar semua masyarakat menjaga lingkungannya dan menjaga hubungan antarwarga. Karena Kabupaten Bekasi ini penduduknya sudah sekitar 3,4 juta jiwa dan sangat majemuk,” ungkapnya.

Pembangunan Karakter dan Spiritual

Dalam kegiatan tersebut, Asep menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada pembinaan karakter serta spiritual masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pembangunan karakter serta spiritual masyarakat,” jelasnya.

Rencana Dukungan untuk Tokoh Keagamaan

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan kebijakan yang akan memberikan perhatian lebih kepada para tokoh dan penggerak kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Asep menyebutkan pemerintah berencana menyiapkan anggaran untuk mendukung kesejahteraan sejumlah unsur penting dalam kehidupan sosial keagamaan, mulai dari imam masjid, guru ngaji, marbot hingga petugas penggali makam.

“Ke depan kita akan menyiapkan anggaran untuk imam masjid, guru ngaji, marbot, sampai penggali makam. Kalau bisa musholla juga diperhatikan, karena biasanya musholla tidak memiliki pemasukan seperti masjid,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Asep mengajak masyarakat menjadikan momentum Ramadan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi, serta bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi yang religius, harmonis, dan sejahtera,” tutupnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *