Bekasi – Teka-teki motif pembunuhan sadis disertai mutilasi terhadap AH (39), pegawai kios ayam geprek di Perumahan Mega Regency, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, akhirnya terungkap. Korban ternyata dihabisi karena menolak ajakan dua rekannya untuk merampok harta milik sang majikan.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa penolakan korban menjadi pemicu kemarahan kedua pelaku berinisial S dan DS alias A.
Target Awal Mobil, Bergeser ke Motor
Berdasarkan hasil penyidikan, para pelaku awalnya berencana menguasai barang berharga milik majikan mereka. Target utama yang diincar adalah sebuah unit mobil. Namun, karena sistem pengamanan yang dinilai cukup ketat, rencana tersebut berubah di tengah jalan.
“Ingin menguasai barang milik majikannya. Awalnya yang mau diambil itu adalah mobil. Tapi karena ada pengamanan yang cukup lumayan ketat, rencana awalnya mobil bergeser ke motor,” ujar Kombes Iman di Gedung DPR RI, Selasa (31/3/2026).
Korban Dihabisi karena Tidak Kooperatif
Naas bagi AH, ajakan para pelaku untuk terlibat dalam aksi kriminal tersebut justru berujung maut bagi dirinya. Karena menolak bersekongkol, kedua pelaku kemudian menghabisi nyawa korban dan memutilasi jasadnya guna menghilangkan jejak.
“Korban itu diajak untuk melakukan kejahatan tapi menolak. Sehingga yang dua orang membunuh si korban tersebut,” tambah Iman.
Jasad Ditemukan Usai Pemilik Pulang Mudik
Kasus mengerikan ini pertama kali terungkap pada Sabtu (28/3/2026) pagi, saat pemilik kios ayam geprek “Chicken Alfaza” pulang dari mudik. Pemilik mencium bau menyengat dari dalam mesin pendingin (freezer) dan terkejut menemukan jasad karyawannya dalam kondisi tidak utuh.
Saat ini, kedua pelaku telah ditahan di Mapolda Metro Jaya. Polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya perencanaan matang dalam aksi pembunuhan ini guna menjerat pelaku dengan pasal yang sesuai.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












