Nyesek! FC Bekasi City Ditahan Imbang Persekat, Coach Widyantoro: Rasanya Seperti Kekalahan

Menjamu Persekat dalam lanjutan Pekan ke-23 Pegadaian Championship di Stadion Patriot Chandrabaga, Senin (6/4/2026), FC Bekasi City harus puas berbagi angka 1-1.

Kota Bekasi - FC Bekasi City menjamu Persekat di Stadion Patriot Candrabhaga
FC Bekasi City menjamu Persekat di Stadion Patriot Candrabhaga

Kota Bekasi – Awan mendung tak hanya menggelayut di langit Kota Bekasi, tapi juga di hati para suporter Laskar Kuda Hitam.

Menjamu Persekat dalam lanjutan Pekan ke-23 Pegadaian Championship di Stadion Patriot Chandrabaga, Senin (6/4/2026), FC Bekasi City harus puas berbagi angka 1-1.

Meski secara statistik mendominasi permainan, skor imbang ini dirasakan sangat menyakitkan bagi tuan rumah yang sedang berburu posisi puncak klasemen.

Dominasi yang Berakhir Antiklimaks

Anak asuh Widyantoro sebenarnya tampil beringas sejak peluit pertama dibunyikan. Serangan demi serangan dibangun rapi, hingga akhirnya sempat unggul 1-0.

Namun, keunggulan itu justru menjadi bumerang. Fokus pemain perlahan mengendur, dan Persekat berhasil mencuri celah untuk menyamakan kedudukan.

“Hasil imbang ini terasa seperti kekalahan untuk kami. Kami sebenarnya punya peluang untuk memenangkan pertandingan, tapi mungkin rezeki belum berpihak,” ujar Widyantoro dengan nada kecewa usai laga.

Baca Juga: Menang 3-1 Atas Barito Putera, Pelatih Bekasi City U-19 Soroti Kelemahan Lini Pertahanan

Sadar bahwa hasil satu poin di kandang adalah kerugian besar, Coach Widyantoro langsung menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada jajaran manajemen dan seluruh suporter yang telah memadati stadion.

“Saya mohon maaf kepada owner dan seluruh suporter. Setelah unggul 1-0, kenapa kami malah tertekan? Itu yang harus kami cari penyebabnya. Ini jadi evaluasi besar, apalagi sisa empat pertandingan lagi yang tidak mudah,” tambahnya.

Dias Angga: Kami Kehilangan Konsentrasi!

Kekecewaan serupa meluap dari sang kapten, Dias Angga. Mewakili rekan-rekan setimnya, mantan pemain Persib ini mengakui adanya celah di lini pertahanan yang berakibat fatal.

“Kami sangat kecewa karena momentum untuk naik ke papan atas sebenarnya ada. Tapi kami kehilangan konsentrasi, lepas penjagaan, dan akhirnya kebobolan,” cetus Dias Angga.

Ia menegaskan, di sepak bola segala hal bisa terjadi dalam hitungan detik. Kehilangan fokus satu momen saja bisa menghancurkan kerja keras selama 90 menit.

Sisa 4 Laga: Peluang Tipis, Pantang Menyerah

Secara matematis, peluang FC Bekasi City untuk merangsek ke papan atas masih terbuka, namun jalannya kian terjal. Tim pelatih kini harus memutar otak untuk menjaga mentalitas pemain di empat laga sisa.

Mengenai performa lawan, Widyantoro bersikap objektif dan enggan menyalahkan faktor keberuntungan semata.

“Persekat bermain cukup bagus dan menyulitkan kami. Kami punya peluang banyak tapi tidak maksimal, itulah pembedanya,” tutupnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *