Bekasi  

Hipertensi dan Diabetes Jadi Penyakit Terbanyak Jemaah Haji Bekasi 

Kepala Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Bekasi, Sedya Dwisangka mengatakan, hingga saat ini Embarkasi Bekasi telah memberangkatkan 25 kloter jemaah haji.

Bekasi — Penyakit hipertensi dan diabetes melitus menjadi keluhan kesehatan terbanyak yang dialami jemaah haji Embarkasi Bekasi tahun 2026. Mayoritas kondisi tersebut ditemukan pada jemaah lanjut usia.

Kepala Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Bekasi, Sedya Dwisangka mengatakan, hingga saat ini Embarkasi Bekasi telah memberangkatkan 25 kloter jemaah haji.

“Rata-rata penyakit terbanyak itu hipertensi dan diabetes melitus. Mayoritas jemaah memang lansia,” kata Sedya, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya deteksi dini kesehatan masyarakat sebelum keberangkatan haji. Ia menilai program pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan pemerintah di puskesmas dan rumah sakit sangat membantu pengendalian penyakit kronis.

“Ini membuktikan bahwa pengendalian penyakit seperti hipertensi dan diabetes memang harus dilakukan sejak awal,” ujarnya.

Berita Bekasi Lainnya  Krisis Sampah di Bantargebang, Menteri Hanif Minta Ada Gebrakan

Selain penyakit kronis, petugas kesehatan juga menemukan sejumlah kasus demensia pada calon jemaah haji. Bahkan beberapa di antaranya terpaksa batal berangkat karena kondisi kesehatan tidak memungkinkan.

“Kasus demensia cukup banyak kami temukan. Ada yang terpaksa gagal berangkat dan kemungkinan tidak bisa diberangkatkan lagi karena pemulihannya cukup lama,” ucapnya.

Meski demikian, sejumlah calon jemaah yang sebelumnya dipulangkan karena kondisi kesehatan membaik akhirnya dapat kembali diberangkatkan pada kloter berikutnya.

“Untuk diabetes yang sudah terkontrol dan kondisinya membaik, ada yang akhirnya bisa berangkat lagi di kloter akhir,” tuturnya.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *