Bekasi  

Arus Kendaraan ke Arah Timur Naik 42 Persen, Contraflow Sempat Mengular Hingga KM 65

Tercatat sebanyak 38.676 kendaraan melesat menuju arah Timur Trans Jawa. Angka ini meroket hingga 42,92% dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya hanya berada di angka 27.061 kendaraan.

Bekasi - Kondisi GT Cikampek Utama bersiap menghadapi arus Balik Mudik Lebaran 2026 yang diteapkan sitem One Way Nasional dari GT Kalikangkung. Foto: Ist/Gobekasi.id.
Kondisi GT Cikampek Utama bersiap menghadapi arus Balik Mudik Lebaran 2026 yang diteapkan sitem One Way Nasional dari GT Kalikangkung. Foto: Ist/Gobekasi.id.

Bekasi – Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 benar-benar dimanfaatkan warga untuk pulang kampung atau berwisata. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan drastis kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada Rabu, 13 Mei 2026.

Tercatat sebanyak 38.676 kendaraan melesat menuju arah Timur Trans Jawa. Angka ini meroket hingga 42,92% dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya hanya berada di angka 27.061 kendaraan.

Peningkatan volume kendaraan yang masif terus berlanjut hingga Kamis (14/5/2026) pagi. Guna mengurai kepadatan di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek, pihak kepolisian atas diskresi JTT sempat memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow.

“Contraflow sempat diberlakukan mulai dari KM 55 pada pukul 08.11 WIB, kemudian diperpanjang dari KM 47 hingga KM 65 pada pukul 09.25 WIB,” jelas Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo.

Berita Bekasi Lainnya  Heri Koswara Akui Sudah Berkomunikasi dengan Anies Baswedan untuk Bahas Transportasi Umum di Bekasi

Meski rekayasa tersebut bersifat situasional, hal ini menunjukkan betapa padatnya arus lalu lintas yang keluar dari wilayah Jabodetabek menuju arah Jawa Tengah dan Jawa Timur pagi tadi.

Untuk mencegah antrean panjang di gerbang tol, JTT sempat memaksimalkan kapasitas layanan di GT Cikampek Utama dengan mengoperasikan 17 gardu arah Palimanan. Namun, saat berita ini diturunkan, kondisi mulai terkendali dan konfigurasi gardu telah dinormalisasi menjadi masing-masing 15 gardu untuk kedua arah.

Tak hanya di Bekasi dan Cikampek, lonjakan kendaraan juga terpantau di gerbang-gerbang tol utama wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur:

GT Kalikangkung (Semarang): Naik 31,44% (20.408 kendaraan menuju Semarang).

GT Banyumanik (Solo): Naik signifikan 37,67% (27.828 kendaraan menuju Solo).

Berita Bekasi Lainnya  Banjir Rob Rendam Samudrajaya

GT Singosari (Malang): Naik 22,84% (14.624 kendaraan menuju Malang).

Pihak JTT kembali mengimbau para pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tidak abai terhadap keselamatan. Pastikan fisik pengemudi dalam kondisi bugar dan kendaraan tidak bermasalah sebelum masuk tol.

“Pastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan agar tidak menghambat kendaraan lain di gerbang tol,” pungkas Ria.

Bagi warga yang membutuhkan informasi lalu lintas terkini secara real-time, dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga di nomor 133 atau memantau melalui aplikasi TRAVOY.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *