Tangkal Hoaks, Kota Bekasi Bangun Rumah Baca Perdana dari Ornamen Bambu

  • Bagikan
Tangkal Hoaks, Kota Bekasi Bangun Rumah Baca Perdana dari Ornamen Bambu
Lurah Jatirangga, Ahmad Affandi di Rumah Baca yang terbuat dari ornamen bambu

Penyebaran kabar hoax atau berita bohong kian marak sehingga tidak sedikit masyarakat yang terjebak dalam kasus pidana undang-undang ITE.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, membangun rumah baca yang terbuat dari ornamen bambu.

Terletak di depan Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, rumah baca ini merupakan yang pertama di bangun dari 12 kecamatan dan 56 kelurahan yang ada di Kota Bekasi.

Lurah Jatirangga, Ahmad Affandi mengatakan pembangunan rumah baca yang terbuat dari ornamen bambu ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca masyarakat, khususnya bagi para pelajar atau anak-anak usia dini.

“Tujuan utamanya kita ingin dengan membaca warga bisa menilai berita benar dan hoaks,” katanya, Rabu (16/10/2019).

Ahmad tak menampik jika minat mebaca warga di wilayahnya itu masih amat rendah sehingga mudah terkontaminasi penyebaran kabar bohong.

Rencananya, di rumah baca dengan ornamen bambu ini akan disediakan ribuan buku mulai dari dongen hingga buku sejarah dari berbagai karya.

Hanya saja, rumah baca ini belum di operasikan lantaran masih menunggu fasilitas pendukungnya seperti rak buku maupun fasilitas lain.

“Untuk pembangunannya sudah 100 persen, tinggal fasilitas pendukungnya belum ada seperti rak buku yang terbuat dari bambu dan buku bacaan,” tambahnya.

Menurutnya, ketika bangunan rumah baca bambu sudah siap diresmikan, pihaknya akan pihak membuat program Story Teeling bekerjasama dengan Mahasiswa dari Univesitas Islam “45” (Unisma) Bekasi.

Para mahasiswa nantinya akan menjadi pembimbing bagi para anak-anak dan pemuda yang ingin membedah buku dan merekomendasikan buku bacaan.

“Rumah baca ini terbuka untuk umum dan memang diperuntukan bagi para pelajar sebagai penerus bangsa agar tidak terjebak dalam opini,” ungkapnya.

Sebagai informasi, rumah baca ini di bangun menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) Kelurahan Jatirangga sebesar Rp 75 juta.

Ornamen yang digunakan semua terbuat dari bambu yang didatangkan khusus dari wilayah Garut, bekerja sama dengan bambu juara milik Jawa Barat yang saat ini sedang diproduksi skala besar.

(MYA)

  • Bagikan