Polisi Antisipasi 5 Potensi Gangguan Kerawanan Pemilu di Bekasi

  • Bagikan
Apel Polres Metro Bekasi jelang pencoblosan Pemilu 2024.
Apel Polres Metro Bekasi jelang pencoblosan Pemilu 2024.

H-1 jelang hari pelaksanaan pencoblosan 14 Februari 2024 semua potensi kerawanan harus diwaspadai.

Di Kabupaten Bekasi, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi menyebut ada 5 potensi gangguan kerawanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Potensi kerawanan tersebut diantaranya adanya sabotase, teror, pengerusakan, pembakaran serta intimidasi kepada petugas tempat pemungutan suara dan intimidasi kepada pemilih yang ingin hendak ke TPS.

“Untuk semuanya perlu diketahui dan diantisipasi berbagai macam potensi kerawanan pada saat menjelang hari H,” kata Kombes Twedi Aditya Bennyahdi dalam sabutannya saat Apel Pergeseran Personel Pengamanan TPS Pemilu 2024 di tepi Jalan Ki Hajar Dewantara, Kecamatan Cikarang Utara pada (12/2/2023).

Kombes Twedi Aditya Bennyahdi menjelaskan, money politik juga harus diwaspadai, sehingga pihaknya meminta masyarakat bisa melaporkan ke Gakumdu jika menemukan itu.

“Dan kemungkinan adanya money politik, tapi sejuah ini dari Panwas belum ada laporan terkait itu,” katanya.

Kombes Twedi Aditya Bennyahdi melanjutkan, pihaknya juga mewaspadai adanya kerawanan bencana pada 14 Februari 2024, yakni, bencana banjir, longsor, dan angin puting beliung.

Pihaknya bersama Pemerintah Daerah, KPU dan Bawaslu Kabupaten Bekasi melakukan pemetaan dan antisipasinya.

Sementara Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan, bahwa pihaknya memastikan kesiapsiagaan di musim hujan.

Dani mengatakan, Pemkab Bekasi telah melaksanakan berbagai upaya dengan menyiapkan langkah antisipasi bencana, melakukan rapat koordinasi, serta melaksanakan gladi ketika terjadinya bencana.

“Itu sudah dilaksanakan berbagai upaya, ada gladi, ada rapat koordinasi, ada apel kesiapsiagaan baik tingkat Provinsi maupun tingkat Kabupaten,” jelasnya.

  • Bagikan