Bekasi  

Korban Meninggal Tragedi Bekasi Timur Jadi 15 Jiwa, Layanan KRL Mulai Pulih Bertahap Siang Ini

Hingga Rabu (29/4/2026) pagi, stasiun tersebut belum dapat melayani naik-turun penumpang karena evakuasi sarana kereta yang ringsek masih berlangsung.

Stasiun Bekasi Timur. Foto: Ist
Stasiun Bekasi Timur. Foto: Ist

Bekasi – Memasuki hari kedua pasca-kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line, proses normalisasi jalur di Stasiun Bekasi Timur masih terus dikebut.

Hingga Rabu (29/4/2026) pagi, stasiun tersebut belum dapat melayani naik-turun penumpang karena evakuasi sarana kereta yang ringsek masih berlangsung.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum jalur benar-benar dibuka kembali untuk umum.

“Tim di lapangan terus melakukan evakuasi dengan kehati-hatian. Kami memastikan perjalanan hanya akan dijalankan setelah seluruh aspek keselamatan terpenuhi,” ujar Anne dalam keterangan tertulisnya.
Perjalanan KRL saat ini masih dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi, namun direncanakan lintas Bekasi–Cikarang dapat kembali beroperasi secara bertahap pada siang hari ini.

Berita Bekasi Lainnya  UMK Kota Bekasi 2021 Naik Rp 193 Ribu

Pembaruan data korban jiwa menunjukkan angka yang kian memilukan. Tim gabungan Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri bersama ahli dari FKG Universitas Indonesia telah menyelesaikan proses identifikasi terhadap 15 jenazah korban meninggal dunia.

Karodokpol Pusdokkes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Nyoman Eddy Purnama Wirawan, menyatakan bahwa seluruh korban tewas adalah perempuan. Hal ini dikonfirmasi dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Sebanyak 15 orang korban meninggal, seluruhnya berjenis kelamin perempuan. Mereka berasal dari berbagai wilayah, mayoritas dari Bekasi dan sekitarnya,” jelas Brigjen Pol Nyoman.

Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Martinus Ginting, menambahkan bahwa para korban sebelumnya tersebar di tiga rumah sakit, yaitu RSUD Kota Bekasi, RS Bella Bekasi, dan RS Bekasi Timur.

Berita Bekasi Lainnya  Ada Lomba RW Siaga di Bekasi, Hadiahnya Rp 1 Miliar

“Jenazah yang berada di tiga rumah sakit ini sudah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga masing-masing,” kata Martinus.

Pihak KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan mobilitas yang terjadi selama proses evakuasi sarana ini.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui jadwal terbaru atau perkembangan jalur secara real-time, disarankan untuk menghubungi Contact Center 121 atau memantau kanal resmi media sosial KAI Commuter.

Sambil menunggu jalur kembali normal 100 persen, petugas teknis tetap disiagakan di area perlintasan Ampera guna memantau stabilitas rel dan sistem persinyalan pasca-benturan hebat dua hari lalu.

Ikuti Kami di GOOGLE NEWS

Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *