Bekasi — Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menghadiri upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan penutupan yang berpusat di Lapangan Bumi Eraska, Kelurahan Jatirangga, Kota Bekasi ini menandai rampungnya rangkaian program bakti sektoral di wilayah teritorial Kodim 0507/Bekasi, Kamis (21/5/2026).
Upacara penutupan program yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa” tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad) Letnan Jenderal TNI Mochamad Syafei Kasno selaku Inspektur Upacara.
Sejumlah pejabat teras turut menghadiri seremonial ini, di antaranya Panglima Kodam (Pangdam) Jaya/Jayakarta Letnan Jenderal TNI Deddy Suryadi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, jajaran pejabat utama Kodam Jaya, serta jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Barat dan Kota Bekasi.
Kemanunggalan dan Intervensi Dua Lini
Program TMMD Ke-128 dirancang sebagai instrumen Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu bersama pemerintah daerah. Tujuannya adalah mempercepat penetrasi pembangunan di kawasan urban-pinggiran guna mendongkrak kesejahteraan masyarakat melalui dua lini intervensi: fisik dan nonfisik.
Dalam amanatnya, Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno memberikan apresiasi kepada kolaborasi lintas sektoral yang melibatkan personel TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga swadaya masyarakat selama satu bulan penuh di lapangan.
Menurut Syafei, indikator keberhasilan TMMD tidak boleh hanya diukur dari aspek pemenuhan target infrastruktur makro, melainkan dari derajat kedekatan militer dengan sipil.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial demi mewujudkan pembangunan yang merata serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Syafei menegaskan.
Di wilayah Kodim 0507/Bekasi, manifes sasaran fisik yang berhasil dirampungkan meliputi perbaikan dan betonisasi jalan lingkungan, normalisasi fasilitas umum, serta rehabilitasi sarana pendukung permukiman warga.
Sementara pada lini nonfisik, satgas menggelar rangkaian penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi kesehatan, penguatan ketahanan pangan domestik, hingga pembekalan pendidikan dasar.
Apresiasi Pemerintah Daerah dan Bakti Sosial
Usai parade upacara, agenda dilanjutkan dengan aksi nyata berupa bakti sosial kemanusiaan. Distribusi bantuan logistik berupa sembako serta penyerahan alat bantu kesehatan berupa kaki palsu diserahkan secara simbolis oleh Danpusterad, Gubernur Jawa Barat, Pangdam Jaya, hingga Plh Wali Kota Bekasi kepada perwakilan warga Jatirangga.
Plh Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyatakan pemerintah daerah menyambut positif skema keroyokan pembangunan ini. Menurut Harris, kehadiran TNI di tengah-tengah pemukiman padat mampu mengurai sumbatan kebutuhan fasilitas publik yang belum terakomodasi sepenuhnya oleh APBD kota.
“Tentunya kami menyambut baik, berterima kasih, serta sangat mengapresiasi dengan hadirnya program ini di tengah masyarakat. Ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan TNI bersama pemerintah dengan masyarakat,” kata Harris Bobihoe.
Ia berharap, output dari integrasi lintas institusi melalui TMMD ini dapat memicu akselerasi ketahanan pangan dan ekonomi di tingkat mikro, sekaligus menjadi pilar dalam merawat stabilitas wilayah dan ketahanan nasional yang tangguh di kota satelit Jakarta.
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan peninjauan fisik langsung ke titik-titik proyek infrastruktur yang telah selesai dikerjakan oleh personel satgas.
Ikuti Kami di GOOGLE NEWS
Simak berita seputar Bekasi di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gobekasi.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VarakafA2pLDBBYbP32t. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.












